Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hal yang menyedihkan dan menyusahkan, sifat lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan utang dan penindasan orang"
Doa di atas menjelaskan bahwa manusia adalah hamba dan makhluk yang lemah. Lantaran itu, apapun yang terjadi harus disikapi dengan keadaan sadar dan tawakal kepada Allah. "Bahwa semua yang terjadi di muka bumi ini menjadi kehendak Allah, manusia hanya bisa berikhtiar," kata Ustadz Imam.
Baca juga: Ini Nama-Nama Surga dan Neraka yang Wajib Kamu Ketahui
Lebih lanjut, Ustadz Imam bilang, doa tersebut bersifat multifungsi, yakni bisa dibaca di berbagai situasi dan kondisi. Misalnya sedang kesulitan dalam perekonomian maka bisa mengamalkan doa tersebut dengan sering-sering membacanya.
Dalam salah satu riwayat hadist disebutkan, bahwasannya hati mudah berubah. Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda:
"Hati itu ibarat satu lembar bulu di atas tanah yang kosong. Ia terombang-ambing oleh angin, sehingga mudah terbolak-balik." (HR. Ahmad).