Dalil-Dalil Keutamaan Puasa Asyura

Sabtu 29 Agustus 2020 09:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 29 330 2269361 dalil-dalil-keutamaan-puasa-asyura-ve5PcmOUxI.jpg ilustrasi (stutterstock)

JAKARTA - Salah satu amalan di bulan Muharram adalah puasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadist sahih yang diriwayatkan Imam Muslim, puasa yang paling afdhal setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah al-Muharram.

“Hadits ini sangat jelas sekali bahwa puasa sunah yang paling afdhal setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Maksud puasa di sini adalah puasa secara mutlak. Memperbanyak puasa sunnah pada bulan ini, utamanya ketika hari ‘Asyura (10 Muharram),” kata Ustaz Ahmad Fauzi Qasim, Sekretaris Dewan Syariah Dompet Dhuafa kepada Okezone, Sabtu (29/8/2020).

Baca juga: 15 Peristiwa Besar yang Terjadi di Hari Asyura 10 Muharram

Dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda:

‏أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ

Artinya: “Puasa yang paling utama sesudah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah (syahrullah) Muharram. Sedangkan sholat malam merupakan sholat yang paling utama sesudah sholat fardhu.” (HR. Muslim, no. 1982)

Rasulullah SAW menganjurkan untuk memperbanyak puasa pada bulan Muharram, khususnya puasa ‘Asyura, dengan keutamaan bisa menghapuskan dosa setahun pada masa lalu. Hari ‘Asyura adalah hari kesepuluh pada bulan Muharram.

صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya: “Puasa hari ‘Asyura, sungguh aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun yang telah lalu” (HR. Muslim no. 1975).

Imam Asy-Syafi’i dan para sahabatnya, Ahmad, Ishaq dan selainnya berkata: “Disunnahkan berpuasa pada hari kesembilan dan kesepuluh secara keseluruhan, karena Nabi SAW telah berpuasa pada hari kesepuluh dan berniat puasa pada hari kesembilan

لَئِنْ عِشْتُ إلَى قَابِلٍ لاَصُومَنَّ التَّاسِعَ

“Jika saya masih hidup di tahun depan, niscaya akan berpuasa pada hari kesembilan” (HR Muslim)

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini