Nabi Muhammad SAW Mendapat Penghinaan Menyakitkan saat Berdakwah

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 10:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 330 2364691 nabi-muhammad-saw-mendapat-penghinaan-menyakitkan-saat-berdakwah-OxbIIvsuEj.jpg Nabi Muhammad selalu hidup dalam kesederhanaan. (Foto:Freepik)

JAKARTA – Nabi Muhammad SAW selama tiga tahun berdakwah secara bersembunyi-sembunyi. Setelah itu, turunlah ayat Al-Quran yang memerintahkan untuk berdakwah secara terbuka.

Hal itu dilakukan Nabi karena begitu bencinya orang terhadap Rasulullah. Namun orang yang mempelopori kebencian terhadap ajaran Rasulullah adalah Abu Lahab, paman beliau sendiri. Hinaan dan fitnah harus diterima Rasulullah di awal masa dakwahnya.

Baca Juga: Kisah Nabi Muhammad SAW, Renovasi Kakbah untuk Pertama Kalinya

Saat itu, Nabi Muhammad SAW telah memiliki pengikut sebanyak 45 orang yang dikenal Assabiqunal Awwalun. Namun, tak sedikit dari mereka yang menyembunyikan keislamannya demi menjaga diri dari serangan kaum musyrikin.

Kemudian turun perintah dari Allah SWT yang meminta Nabi Muhammad SAW untuk menampakkan dakwahnya. Sebagaimana disampaikan dalam Al-Quran surat Al-Hijr ayat 94.

Baca Juga: Mukjizat Rasulullah SAW, Menundukkan Matahari dan Membelah Bulan

Abu Lahab terus memberikan penolakan terhadap ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Sementara Abu Thalib tetap mendukung Nabi Muhammad SAW, meskipun tidak meninggalkan ajaran Abdul Muthalib.

Dilansir dari video milik akun YouTube Kisah Islami, Jumat(19/2/2021), ketika musim haji tiba, kaum musyrikin melancarkan aksinya untuk memfitnah Nabi Muhammad SAW.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Tentunya Abu Lahab adalah biang pelopor dari peristiwa itu. Dia menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai seorang pendusta, dan kalimat kasar lainnya.

Meski begitu, Rasulullah tidak pernah membalasnya. Beliau hanya berdoa kepada Allah SWT dan terus meminta agar kaum musryikin segera dibuka pintu hatinya untuk menerima agama Islam dan kekuatan untuk terus berdakwah. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini