35 Ayat Al-Qur'an Jelaskan Pedihnya Saat Sakratul Maut

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 23 Maret 2021 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 330 2382187 35-ayat-al-qur-an-jelaskan-pedihnya-saat-sakratul-maut-JnPsr2WjUK.jpg Sakratul maut. (Foto:SINDOnews/Dok)

JAKARTA - Dalam Al-Qur’an setidaknya kurang lebih terdapat 35 ayat yang membahas perihal kematian dengan kata maut. Menurut Imam Ghazali ruh adalah substansi murni yang terbebas dari unsur materi.

Ruh juga disebut dengan jisim halus yang berasal dari rongga jantung yang menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh nadi.

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustaz Ainul Yaqin menjelaskan, ruh terkait dengan jasad dalam fungsinya mengatur dan mendayagunakan jasad tersebut. "Mengapa karena ruh menjadi penengah antara akal dan materi," ujarnya dalam pesan yang diterima Okezone, Selasa (23/3/2021).

Baca Juga: Keutamaan Doa Kafaratul Majelis, Penghapus Kesalahan saat Kajian

Sehingga apabila ruh telah lepas dari jasad, maka alat-alat yang ada dalam jasad tersebut tidak berfungsi lagi. Lalu jasad tersebut dinyatakan mati. Artinya manusia hidup karena adanya ruh dalam jasadnya.

Tidak ada yang bisa menghindari kematian, berlari darinya, sembunyi agar tidak datang ajalnya semua sudah terkendali sesuai jadwal masing-masing kapan manusia mati dan kembali pada Allah SWT. 

أَيْنَمَا تَكُونُوا۟ يُدْرِككُّمُ ٱلْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِى بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍ ۗ وَإِن تُصِبْهُمْ حَسَنَةٌ يَقُولُوا۟ هَٰذِهِۦ مِنْ عِندِ ٱللَّهِ ۖ وَإِن تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَقُولُوا۟ هَٰذِهِۦ مِنْ عِندِكَ ۚ

Baca Juga: Pencuri Terjelek dalam Sholat, Ini Ciri-Cirinya

Artinya :

Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad).(QS. An-Nissa:78).

Tidak ada perbedaan antara satu jiwa dengan jiwa yang lainnya untuk merasakan kematian, kecuali nilai pada tiap diri seseorang.

Nilai tersebut yang menjadi perbedaan di antara manusia, nilai kekal yang akan diperoleh seseorang sesuai dengan amal, usaha dan upayanya selama hidup di dunia.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dengan demikian semua kematian diisyaratkan dengan rasa sakit atau nikmat sebelum kematian itu sendiri menyempurnakannya. Isyarat yang dirasakan orang kafir adalah sakit atau pedih, sedangkan yang dirasakan oleh orang mukmin adalah kenikmatan.  

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Artinya :

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. (QS. al-'Ankabut:57).

Pintu gerbang menuju alam akhirat adalah kematian, kematian manusia di muka bumi ini bukanlah suatu ketiadaan, sesungguhnya manusia hanya berpindah ke alam lain, yakni akhirat sebagai bentuk pertanggung jawaban dirinya.

Proses lepasnya ruh kita kenal dengan sakaratul maut, dimana dipahami oleh banyak ulama sebagai sesuatu kondisi yang menegangkan dalam arti kesulitan dan perih yang dialami oleh seseorang beberapa saat sebelum ruhnya meninggalkan badan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya