Alquran dan Sains Jelaskan Terjadinya Musim Dingin, Semi, hingga Gugur

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 29 Juli 2021 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 614 2447986 alquran-dan-sains-jelaskan-terjadinya-musim-dingin-semi-hingga-gugur-dGpU7YsJiE.jpg Ilustrasi musim dingin. (Foto: Wirestock/Freepik)

ALQURAN dan sains kali ini membahas terkait fenomena empat musim yang ada di belahan Planet Bumi. Tidak semua negara memiliki empat musim, ada yang hanya dua atau tiga.

Dengan adanya pergantian musim ini memberikan keseimbangan terhadap alam dan kelangsungan kehidupan makhluk di atas Bumi. Jikalau makhluk hidup hanya merasakan satu musim, bisa saja menimbulkan pengaruh buruk.

Baca juga: Alquran dan Sains: Miliki Keturunan Ada Kaitannya dengan Tulang Manusia 

Adanya empat musim di Bumi ini ternyata telah lebih dulu dibahas dalam kitab suci Alquran. Ulama juga membahas fungsi dari pergantian empat musim ini, salah satunya Ibnu Qoyyim Al Jauziah. Demikian sebagaimana dirangkum Okezone.

Dijelaskan bahwa saat musim dingin, hawa panas tersimpan di dalam gua-gua, perut Bumi, dan gunung; sedangkan di luar dalam keadaan dingin. Tubuh hewan-hewan menjadi kuat, begitu juga alam, dan panas yang menerpa tubuh selama musim panas diganti dengan hawa dingin.

Pada musim semi, tanaman mulai merekah. Pepohonan mulai muncul dengan bunga, sedangkan hewan mulai berkembang biak.

Lalu ketika musim panas, udara memuai, tanaman serta buah menjadi sulit tumbuh. Musim panas bisa menjadi menakutkan apabila berlangsung dalam waktu yang begitu lama.

Baca juga: Benarkah Bulan Dahulu Panas seperti Matahari? Ini Penjelasan Alquran dan Sains 

Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala dalam Alquran Surah Al A'raf Ayat 130:

وَلَقَدْ أَخَذْنَا آلَ فِرْعَوْنَ بِالسِّنِينَ وَنَقْصٍ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

Artinya: "Dan sesungguhnya Kami telah menghukum (Firaun dan) kaumnya dengan (mendatangkan) musim kemarau yang panjang dan kekurangan buah-buahan, supaya mereka mengambil pelajaran." (QS Al A’raf: 130)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Berikutnya saat musim gugur tiba, udara mulai berubah menjadi dingin. Suhu panas berangsur lenyap. Allah Subhanahu wa ta'ala menciptakan musim ini dengan hikmah-Nya untuk fase transisi antara musim panas dan dingin. Dengan demikian, binatang tidak mati yang disebabkan perubahan cuaca secara tiba-tiba.

Baca juga: Jaga Kesehatan, Rasulullah Ajarkan Keseimbangan Pola Makan 

Ketika musim gugur tiba, manusia bisa melihat daun tanaman mulai berwarna kuning dan berguguran untuk menyambut musim berikutnya, yakni musim dingin atau salju.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman yang artinya:

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَسَلَكَهُ يَنَابِيعَ فِي الْأَرْضِ ثُمَّ يُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَجْعَلُهُ حُطَامًا ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَذِكْرَىٰ لِأُولِي الْأَلْبَابِ

Artinya: "Apakah kamu tidak memerhatikan bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di Bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanaman-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu ia menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikannya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal." (QS Az-Zumar: 21)

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya