"Karena memang kita suda melihat sekarang, di sekeliling kita, tetangga kita, saudara kita, banyak sekali yang kalau meminjam bahasanya Pak Kiai Ma’ruf itu istilahnya misbar (miskin baru). Tetapi saya sampaikan sekarang ada juga istilah jabar (janda baru). Ini mungkin juga menjadi tanggung jawab para dai bagaimana kita juga menanggulangi jabar ini, dan juga para yatim yang mendadak, itu kita saksikan," ujar ketua Gernas MUI sekaligus ketua bidang ekonomi MUI itu.
"Dengan mengumpulkan potensi umat, kita bisa sama-sama bangkit dan sama-sama mengahadapi dampak dari covid-19," tuntasnya.
(Hantoro)