Isi Kandungan Surat Al Furqan Ayat 63 Menjadi Hamba Rendah Hati dan Mengingat Allah

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 04 Agustus 2021 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 330 2450618 isi-kandungan-surat-al-furqan-ayat-63-menjadi-hamba-rendah-hati-dan-mengingat-allah-fNcwBrnAnR.jpg Isi kandungan Surat Al Furqan ayat 63. (Foto: About Islam)

ISI KANDUNGAN Surat Al Furqan ayat 63 penting diketahui kaum Muslimin. Surat Al Furqan (pembeda) berada di urutan ke-25 dan mempunyai 77 ayat. Surat Al Furqan mempunyai 77 ayat.

Sementara Isi Kandungan Surat Al Furqan ayat 63  yakni;

1) Hamba Allah adalah orang yang berjalan di muka bumi ini dengan rendah hati.

2) Hamba Allah adalah orang yang apabila disapa, membalas sapaan itu dengan ucapan yang mengandung keselamatan

3) Hamba Allah adalah orang yang selalu dzikrullah.

Baca Juga: Promosi Berdagang Ala Nabi Muhammad SAW Jangan Berlebihan

Sementara tafsir Surat Al Furqan ayat 63 yang dikeluarkan Kementerian Agama yakni;

Sifat-sifat hamba Allah Yang Maha Pengasih dijelaskan mulai ayat 63 ini dan ayat-ayat berikutnya. Sifat-sifat itu semua dapat disimpulkan menjadi 9 sifat yang bila dimiliki oleh seorang muslim, dia akan mendapat keridaan Allah di dunia dan di akhirat, serta akan ditempatkan di posisi yang tinggi dan mulia yaitu di surga Na'im. Sifat-sifat tersebut ialah:

Baca Juga: Di Hadapan Ketum MUI, Mesir Puji Muslim Indonesia yang Moderat

Pertama: Apabila mereka berjalan, terlihat sikap dan sifat kesederhanaan, mereka jauh dari sifat kesombongan, langkahnya mantap, teratur, dan tidak dibuat-buat dengan maksud menarik perhatian orang atau untuk menunjukkan siapa dia. Itulah sifat dan sikap seorang mukmin bila ia berjalan. Allah berfirman:

Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong. (al-Isra'/17: 37)

Kedua: Apabila ada orang yang mengucapkan kata-kata yang tidak pantas atau tidak senonoh terhadap mereka, mereka tidak membalas dengan kata-kata yang serupa. Akan tetapi, mereka menjawab dengan ucapan yang baik, dan mengandung nasihat dan harapan semoga mereka diberi petunjuk oleh Allah Yang Maha Pemurah, Maha Pengasih, dan Penyayang. Demikian pula dengan sikap Rasulullah bila ia diserang dan dihina dengan kata-kata yang kasar, beliau tetap berlapang dada dan tetap menyantuni orang-orang yang tidak berakhlak itu.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Al-hasan al-Basri menjelaskan bahwa orang-orang mukmin senantiasa berlapang hati, dan tidak pernah mengucapkan kata-kata kasar. Bila kepada mereka diucapkan kata-kata yang kurang sopan, mereka tidak emosi dan tidak membalas dengan kata-kata yang tidak sopan pula. Mungkin ada orang yang menganggap bahwa sifat dan sikap seperti itu menunjukkan kelemahan dan tidak tahu harga diri, karena wajar bila ada orang yang bertindak kurang sopan dibalas dengan tindakan kurang sopan pula. Akan tetapi, bila direnungkan secara mendalam, pasti hal itu akan membawa pertengkaran dan perselisihan yang berkepanjangan. Setiap mukmin harus mencegah perselisihan dan permusuhan yang berlarut-larut. Salah satu cara yang paling tepat dan ampuh untuk membasminya ialah dengan membalas tindakan yang tidak baik dengan tindakan yang baik sehingga orang yang melakukan tindakan yang tidak baik itu akan merasa malu, dan sadar bahwa mereka telah melakukan sesuatu yang tidak wajar. Sikap seperti ini dijelaskan oleh Allah dalam firman-Nya:

Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia. Dan (sifat-sifat yang baik itu) tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. (Fussilat/41: 34-35).

Demikianlah sifat dan sikap orang-orang mukmin di kala mereka berada di siang hari di mana mereka selalu ingat dengan sesama hamba Allah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya