Ini Bukti Adilnya Rasulullah Terhadap Istrinya

Ahmad Haidir, Jurnalis · Kamis 19 Agustus 2021 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 19 330 2457843 ini-bukti-adilnya-rasulullah-terhadap-istrinya-X18MljQLow.jpg Ilustrasi ajaran Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam berbuat adil terhadap istri. (Foto: Shutterstock)

DALAM agama Islam, dikenal istilah poligami yakni suami yang menikahi lebih dari satu istri. Poligami diperbolehkan dengan syarat laki-laki tersebut bisa berlaku adil, lalu tidak dilandasi hanya karena hawa nafsu.

Poligami bisa menjadi sebuah ibadah sunah tersendiri yang memiliki ganjaran pahala di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala. Meski begitu, ada ancaman bagi laki-laki yang berpoligami tapi tidak bisa berbuat adil.

Baca juga: Yuk Ketahui Cara Bermusyawarah Suami dan Istri Menurut Ajaran Islam 

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam:

عن أبي هريرة رضي الله عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : "من كانت له امرأتان فمال إلى إحداهما جاء يوم القيامة وشقه مائل"

Artinya: "Barang siapa yang memiliki dua orang istri lalu dia lebih cenderung kepada salah seorang di antara keduanya, maka dia akan datang pada hari kiamat kelak dengan sebelah tubuhnya miring." (HR Imam Abu Daud, Imam Tirmidzi, Imam An-Nasa’I, dan Imam Ibnu Majah)

Lebih lanjut yang dimaksud sebelah tubuhnya miring adalah dengan kondisi tulang rusuknya jatuh, dan hal itu dilihat oleh manusia-manusia lain. Orang-orang di sana akan tahu bahwa si fulan adalah orang yang tidak adil dengan istrinya.

Membahas mengenai perilaku adil kepada istri, tentu perlu melihat contoh yang ditunjukkan oleh suri teladan umat Islam yakni Baginda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Beliau merupakan manusia yang adil. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menempatkan keadilan sebagai salah satu target utamanya.

Baca juga: Tips untuk Para Suami: Inilah Cara Rasulullah Menghadapi Istri yang Sedang Marah 

Ustadz Dr Syafiq Riza Basalamah Lc MA dalam tausiyahnya menceritakan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, yang sepanjang hidupnya memiliki total 9 istri, senantiasa mengunjungi rumah istri-istrinya yang saling berdekatan.

"Beliau sehabis ashar biasanya mengunjungi rumah istrinya. Jadi beliau datang ke rumah Aisyah sebentar, kemudian ke rumah Hafshah, terus sampai terakhir ia berada di rumah istrinya yang pada hari itu beliau bermalam di sana," ungkap Ustadz Syafiq, seperti dinukil dari kanal YouTube Syafiq Riza Basalamah Official, Kamis (19/8/2021).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Jadi istri-istrinya hampir setiap hari berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Walaupun Nabi memiliki istri lebih dari satu, tapi setiap hari mereka berjumpa. Hal ini merupakan perwujudan dari tindakan adil Nabi.

Baca juga: Ini Cara Sedekah Menggunakan Sendi Tubuh 

Kemudian ketika hendak melakukan safar atau perjalanan jauh, maka Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam melakukan undian. Istri yang keluar namanya, maka dia yang akan berangkat safar bersama Rasulullah.

"Tentu manusiawi apabila seseorang lebih mencintai salah seorang istrinya sebagaimana Rasul yang sangat mencintai Aisyah Radhiyallahu anha. Namun begitu, tetap saja seorang pria yang melakukan poligami diwajibkan untuk berlaku adil di dalamnya dalam hal pembagian nafkah lahir dan batin," pungkasnya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya