Jadi istri-istrinya hampir setiap hari berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Walaupun Nabi memiliki istri lebih dari satu, tapi setiap hari mereka berjumpa. Hal ini merupakan perwujudan dari tindakan adil Nabi.
Baca juga: Ini Cara Sedekah Menggunakan Sendi Tubuh
Kemudian ketika hendak melakukan safar atau perjalanan jauh, maka Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam melakukan undian. Istri yang keluar namanya, maka dia yang akan berangkat safar bersama Rasulullah.
"Tentu manusiawi apabila seseorang lebih mencintai salah seorang istrinya sebagaimana Rasul yang sangat mencintai Aisyah Radhiyallahu anha. Namun begitu, tetap saja seorang pria yang melakukan poligami diwajibkan untuk berlaku adil di dalamnya dalam hal pembagian nafkah lahir dan batin," pungkasnya.
Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)