Alquran dan Sains Ungkap Terjadinya Fenomena Belut Listrik serta Ikan Berlampu

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 29 Agustus 2021 00:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 28 614 2462705 alquran-dan-sains-ungkap-terjadinya-fenomena-belut-listrik-serta-ikan-berlampu-qmHxcXEB6W.jpg Ikan berlampu atau angler fish. (Foto: Shutterstock)

ALQURAN dan sains mengungkap fenomena alam menakjubkan yang ada di langit dan bumi. Di antaranya adalah adanya hewan belut listrik dan ikan berlampu (angler fish).

Di perairan ada belut listrik karena memang dibekali energi listrik yang sangat kuat. Jika seseorang menyentuhnya, maka akan disengat aliran listrik. Belut listrik memiliki panjang lebih dari 2 meter. Kemudian empat perlima dari tubuhnya dipenuhi bagian yang bisa menghasilkan dan menyimpan energi listrik.

Baca juga: Alquran dan Sains Beberkan Bukti-Bukti Pemuda Ashabul Kahfi Tidur 309 Tahun di Gua 

Dikutip dari 'Buku Pintar Sains dalam Alquran, Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah' karya Dr Nadiyyah Thayyarah, energi itu sendiri letaknya terkonsentrasi di bagian perut dan organ-organ di bagian depan tubuhnya. Listrik yang dihasilkannya mencapai ratusan voltage.

Kemudian yang menakjubkan, meskipun hewan ini memiliki kekuatan listrik yang sangat kuat, jika hendak menghardik lawan atau menginginkan hewan itu menyingkir darinya, belut listrik hanya akan mengirimkan tegangan rendah.

Belut listrik. (Foto: Mental Floss)

Jika ingin mengetahui posisi musuhnya, ia pun hanya mengirim aliran listrik tegangan rendah, lalu kembali lagi kepada belut listrik persis seperti sistem kerja radar.

Dengan demikian belut listrik bisa memantau posisi musuh atau menebarkan ancaman. Lalu jika bermaksud membunuh musuh, belut ini akan mengeluarkan aliran listrik tregangan tinggi. Jadi, belut listrik tersebut bisa mengontrol energi yang dihasilkannya.

Baca juga: Alquran dan Sains: Bulan "Bertanggung Jawab" Terjadinya Pasang Surut Air Laut 

Selain belut, ada beberapa jenis ikan yang juga dapat menghasilkan energi listrik. Sebagian ikan memiliki tubuh yang bertegangan listrik yang jika seseorang memegangnya, maka akan tersetrum dan terpaksa harus melepaskan hawan itu.

Sebagian yang lain memiliki kemampuan untuk menyalakan dan mematikan “lampu” di tubuhnya. Jadi, di tubuh ikan ini terdapat lampu-lampu yang bisa menyala dan padam. Sebagian lagi bisa memancarkan cahaya berwarna merah, putih, atau biru.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sebagian ikan paus memiliki tubuh dengan barisan "lampu-lampu" seperti lampu-lampu truk gandeng yang biasa dilihat di jalanan pada malam hari. Sebagian ikan-ikan ini menggunakan kemampuan mereka untuk memadamkan cahaya tubuhnya dan ia pun hilang dari penglihatan musuh.

Hal yang paling menakjubkan dalam pembahasan ini, ketika memproduksi cahaya dengan mengonsumsi energi, pada saat yang sama manusia juga mengonsumsi energi panas yang tidak diperlukan dalam jumlah yang besar. Energi panas tersebut merupakan energi panas yang sia-sia.

Baca juga: Alquran dan Sains: Bulan Dahulu Bersinar Layaknya Matahari Kemudian Mati 

Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa tidak ada satu lampu pun yang bisa menyala tanpa memproduksi energi panas yang cukup besar. Sebaliknya, ikan bisa memproduksi cahaya tanpa sekali pun memanaskan tubuhnya.

Sesungguhnya di lautan terdapat jutaan jenis ikan dan berbagai jenis makhluk hidup yang menakjubkan bagi akal manusia. Semua itu adalah ciptaan Allah Subhanahu wa ta'ala dan ditundukkan untuk kepentingan manusia. Namun, manusia yang diuntungkan dengan penciptaan makhluk-makhluk itu terkadang lalai terhadap Tuhannya.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالْأَرْضُ وَمَنْ فِيهِنَّ ۚ وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ وَلَٰكِنْ لَا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ ۗ إِنَّهُ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا

Artinya: "Langit yang tujuh, bumi dan semua yang di dalamnya bertasbih kepada Allah. Tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kalian tidak mengerti tasbih mereka. Sungguh Allah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun." (QS Al Isra: 44)

Baca juga: Alquran dan Sains: Suluh Api Mengejar Setan yang Menguping 

Makhluk-makhluk itu, yang diciptakan untuk kepentingan manusia, semuanya bertasbih kepada Tuhannya. Adapun manusia yang memanfaatkan semua makhluk itu, di satu sisi mereka lalai untuk mengingat Tuhannya dan di sisi lain durhaka kepada-Nya.

Demikian dikutip dari 'Buku Pintar Sains dalam Alquran, Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah' karya Dr Nadiyyah Thayyarah, halaman 561–563.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya