Share

Kisah Amr bin Tsabit, Pria Tak Pernah Sholat tapi Dijamin Masuk Surga

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 04 November 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 04 614 2496647 kisah-amr-bin-tsabit-pria-tak-pernah-sholat-tapi-dijamin-masuk-surga-Cry0iOdNv4.jpg Ilustrasi kisah Amr bin Tsabit. (Foto: Freepik)

INILAH kisah Amr bin Tsabit, pria yang tidak pernah sholat tapi dijamin masuk surga. Ini tentunya atas kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala.

Dikutip dari kanal YouTube Kumpulan Kisah Islami Pro, Kamis (4/11/2021), disampaikan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, kala itu ia sedang berkumpul di salah satu majelis bersama jamaah lainnya. Dia lalu berkata, "Ceritakan kepadaku sebuah kisah tentang seseorang yang masuk surga namun belum pernah sholat sama sekali."

Baca juga: Kisah Ummu Sulaim Terima Lamaran Abu Thalhah dengan Mahar Masuk Islam 

Kemudian suasana di majelis tersebut hening, dan tidak ada satu orang pun berbicara. Sebab, pertanyaan Abu Hurairah itu cukup berat.

Kemudian pertanyaan Abu Hurairah dibalikan kembali oleh salah satu jamaah, apakah ada orang yang masuk surga namun tidak pernah sholat. "Ushairim bani Abdil Asyhal Amr bin Tsabit bin Waqsy," jawab Abu Hurairah.

Ilustrasi kisah Amr bin Tsabit. (Foto: Baztab)

Abu Hurairah menjelaskan namanya ‘Amr bin Tsabit. Ia merupakan seorang laki-laki yang berasal dari bani Abdil Asyhal. Selain itu juga sering dipanggil dengan nama Amr bin Uqaisy atau Ushairim.

Pernah suatu hari Amr bin Tsabit diajak memeluk Islam. Akan tetapi ia enggan masuk Islam dikarenakan kaumnya. Dahulu Amr bin Tsabit memiliki harta riba pada masa jahiliyah, dan tidak masuk Islam hingga ia mengambil harta tersebut.

Baca juga: Abu Bakar Ash-Shiddiq, Khalifah Pertama yang Selalu Membenarkan Perkataan Nabi 

Saat Perang Uhud terjadi yaitu pertempuran antara kaum Muslimin dan kafir Quraisy pada 625 Masehi. Ternyata Amr bin Tsabit juga ikut berperang.

Perang Uhud ini terjadi sekira 1 tahun lebih seminggu setelah Perang Badar. Pasukan Muslimin berjumlah 700 orang, sedangkan tentara kafir berjumlah 3.000 orang.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kala itu Amr bin Tsabit memakai pakaian perang dan mengambil pedangnya untuk ikut bertempur di Perang Uhud. Saat kaum Muslimin melihat Amr bin Tsabit ada di tengah-tengah Perang Uhud, mereka langsung menjauh dan memintanya pergi.

Kemudian Amr bin Tsabit mengatakan dengan tegas bahwa ia sudah beriman kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Kemudian pasukan kaum Muslimin langsung mempersilakan dirinya bergabung ikut perang sampai terluka parah.

Baca juga: Umar bin Khattab, Pembenci Islam yang Berubah Tunduk kepada Allah dan Jadi Sahabat Nabi 

Ketika orang dari Bani Abdul Asyhal mencari korban-korban peperangan dari kaum mereka, tanpa disangka ternyata menemukan Amr. Mereka menatap lekat-lekat wajah Amr untuk memastikan bahwa itu adalah dirinya. Mereka pun berkata, "Demi Allah ini adalah Al-Ushairim."

Kemudian Amr dibawa menuju keluarganya dengan keadaan terluka. Sa'ad bin Mu'adz lalu mendatangi saudarinya seraya berkata, "Tanyakanlah kepada Amr apa yang menyebabkannya datang ke medan perang? Apakah ia berperang demi kaumnya atau karena Allah dan Rasul-Nya?"

Amr bin Tsabit pun menjawab, "Aku datang ke medan perang karena ingin masuk Islam. Aku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Aku masuk Islam lalu mengambil pedangku. Aku maju bersama Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dan aku berperang hingga aku terkena serangan."

Baca juga: Kisah Umar bin Khattab Disumpahi Seorang Pria, Reaksinya Tidak Terduga 

Tidak lama berselang kemudian, Amr bin Tsabit pun mengembuskan napas terakhir. Ia meninggal dunia. Mereka yang menyaksikan Amr bin Tsabit telah tiada, lalu menceritakannya kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

"Sesungguhnya ia termasuk penghuni surga," ujar Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Apa yang diucapkan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam adalah nyata. Amr bin Tsabit pun tercatat sebagai golongan orang yang masuk surga, meski belum pernah sholat. Hal ini dikarenakan hatinya telah beriman kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan Rasul-nya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini