BERAPA frekuensi berhubungan intim suami-istri menurut syariat ternyata sangat ingin diketahui kaum Muslimin. Hal ini bertujuan untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga serta mencegah kemudaratan. Kiai Haji Yahya Zainul Ma'arif atau akrab disapa Buya Yahya pun memberikan penjelasan.
Ia mengatakan ada beberapa pendapat ulama terkait jarak hari yang baik untuk berhubungan intim suami istri agar tetap harmonis. "Ibnu Hazm mengatakan 1 bulan, kalau 1 bulan sudah. Imam Al Ghazali mengimbau 4 hari sekali, paling akhir adalah 4 bulan," jelas Buya Yahya, seperti dikutip dari kanal YouTube Al Bahjah TV, Kamis (16/12/2021).
Baca juga: Posisi Terbaik Hubungan Suami Istri Menurut Islam, Mencerminkan Suami sebagai Pemimpin

Baca juga: 2 Waktu Dilarang Berhubungan Intim Menurut Islam, Suami Istri Wajib Tahu
Sementara itu dikutip dari laman Rumaysho, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal MSc menjelaskan, jika suami bepergian karena tujuan yang disyariatkan atau ada alasan lainnya yang dibolehkan, maka hendaklah tidak terlalu lama meninggalkan istri.
Apabila kepergian suami demi kemaslahatan kaum Muslimin seperti jihad di jalan Allah Subhanahu wa ta'ala atau menjaga garis perbatasan, maka hendaklah tidak meninggalkan istrinya terlalu lama, tidak lebih dari 4 bulan.