Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Heboh Tren Boneka Arwah, Kemenag: Bertentangan dengan Nilai Tauhid

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 08 Januari 2022 |12:02 WIB
Heboh Tren Boneka Arwah, Kemenag: Bertentangan dengan Nilai Tauhid
Ilustrasi boneka arwah atau spirit doll. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

HEBOH munculnya tren artis-artis mengadopsi boneka arwah atau spirit doll. Bentuknya menyerupai bayi, kemudian mereka rawat layaknya anak. Terkait hal tersebut, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Muhammad Fuad Nasar mengatakan hal ini bertentangan dengan nilai tauhid dan menurunkan nilai kemanusiaan.

"Memercayai adanya unsur kekuatan gaib pada benda bikinan manusia atau benda alam berarti menurunkan nilai kemuliaan manusia, karena bertentangan dengan nilai tauhid sebagai asas keimanan kepada Allah Yang Maha Esa," kata Fuad Nasar, seperti dikutip dari situs resmi Kemenag, Sabtu (8/1/2022).

Baca juga: Tren Adopsi Boneka Arwah, Ustadz Muri: Waspada Dosa Jariyah 

Selain itu, ia menilai dalam tinjauan moderasi beragama, segala sesuatu yang merendahkan harkat, derajat, dan martabat kemanusian sebagai makhluk yang berakal harus dicegah. "Manusia diciptakan sebagai makhluk paling tinggi dan paling mulia di antara seluruh ciptaan-Nya," tegas dia.

Moderasi beragama sendiri mengandung makna cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa.

Baca juga: MUI Soroti Artis-Artis Adopsi Boneka Arwah: Segera Tobat, Perbanyak Istigfar 

Fuad menjelaskan, spirit doll atau benda apa pun tidak layak dipercayai membawa keberuntungan atau sebaliknya. Hobi mengoleksi boneka sebagai karya seni dan mainan boleh-boleh saja, tapi tidak boleh lebih dari itu.

Lebih lanjut ia menilai bahwa memercayai adanya unsur gaib dalam spirit doll bisa mengarah pada perbuatan syirik. "Manusia memiliki akal budi dan ilmu pengetahuan tidak seyogianyanya terjerumus ke dalam perilaku yang mengarah pada syirik yakni menyekutukan Allah," tuturnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement