Ia menerangkan, doa tersebut bersifat multifungsi, yakni bisa dibaca dalam berbagai situasi. Misalnya sedang kesulitan perekonomian, maka bisa sering-sering membacanya.
Dalam salah satu riwayat hadis disebutkan bahwasannya hati mudah berubah. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
"Hati itu ibarat satu lembar bulu di atas tanah yang kosong. Ia terombang-ambing oleh angin, sehingga mudah terbolak-balik." (HR Ahmad)
Baca juga: 2 Waktu Terkabulnya Doa di Hari Jumat, Kapan Saja?
Baca juga: Bacaan Doa Buka Puasa Senin Kamis Lengkap Terjemahan, Arti, dan Hadis Sahihnya
Selain itu, hendaknya Muslimin memercayakan semuanya kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Termasuk persoalan hati, yakni dengan cara mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala.
Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
Ya muqallibal qulub tsabbit qalbi ‘ala dinika.
Artinya: "Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu." (HR An-Nasai’)
Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)