Share

Ustadz dr Zaidul Akbar Ungkap Islam Agama Paling Lengkap Detoksifikasi, Ini Buktinya

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 17 Januari 2022 07:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 17 330 2533186 ustadz-dr-zaidul-akbar-ungkap-islam-agama-paling-lengkap-detoksifikasi-ini-buktinya-wgg78lQXtS.jpg Ustadz dr Zaidul Akbar. (Foto: YouTube dr Zaidul Akbar)

USTADZ dr Zaidul Akbar mengatakan Islam merupakan agama yang rahmatan lil alamin atau sebagai rahmat untuk seluruh alam semesta. Islam pun mencakup berbagai hal kehidupan, mulai terkecil hingga terbesar, salah satunya paling lengkap terkait detoksifikasi tubuh atau penyembuhan penyakit.

Ustadz dr Zaidul Akbar mengatakan, dari seluruh agama yang ada di muka bumi ini, Islam menjadi yang paling lengkap konsep detoksifikasinya. Misalnya dalam satu tahun ada 30 hari, setiap muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan.

Baca juga: Aneh! Abu Nawas Dapat Banyak Uang dari Balsam yang Digosok ke Gajah 

Menurut Ustadz dr Zaidul, sebenarnya ini tidak hanya berlaku untuk umat Islam. Kepercayaan lainnya juga bisa mengikuti puasa selama 30 hari tersebut.

Selain itu, lanjut pendakwah, konsultan, sekaligus praktisi pengobatan sunah ini, tidak hanya puasa di bulan Ramadhan saja, Muslimin bisa menjalankan puasa sunah Senin Kamis hingga ayyamul bidh. Bukan sebagai ibadah dan mendapatkan pahala saja, namun juga terdapat manfaat lainnya yakni mendetoksifikasi tubuh.

"Ada berapa macam puasa tuh. Ramadhan, syawal, ayyamul bidh, puasa Senin Kamis, dan puasa-puasa sunah yang lain. Banyak," ujar Ustadz dr Zaidul Akbar, seperti dikutip dari kanal YouTube-nya dr Zaidul Akbar Official, Senin (17/1/2022).

Baca juga: Masuk Islam, Mualaf Cantik Asal Jerman Ini Tegaskan Hanya Allah Ta'ala yang Berhak Disembah 

Lebih lanjut ia mengatakan, di masa sekarang sedang populer intermittent fasting yakni mengatur pola makan yang menetapkan periode waktu untuk makan dan puasa. Ustadz dr Zaidul Akbar menerangkan, jauh sebelumnya Islam sudah menerapkan itu, yaitu dengan cara berpuasa dan dinilai lebih canggih.

"Canggihan Islam. Jadi, intermittent fasting itu kan makan berjeda," terangnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ustadz dr Zaidul Akbar kembali menjelaskan, selama puasa Ramadhan bukan lagi intermittent fasting yang dilakukan, tapi waktu makan menjadi lebih dipersempit. Sehingga, manusia disibukkan dengan kegiatan ibadah, untuk itu autofaginya berjalan dengan baik.

Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini, Senin 17 Januari 2022M/14 Jumadil Akhir 1443H 

Baca juga: Bacaan Zikir Pagi Hari Ini, Senin 17 Januari 2022M/14 Jumadil Akhir 1443H 

Sebagai pengetahuan, autofagi adalah mekanisme pembersihan diri yang terjadi ketika tubuh dilatih untuk puasa selama kurun waktu tertentu. Mekanisme ini memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Ada triliunan sel yang menyusun tubuh manusia.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini