Share

Gara-Gara Pemilu, Pemuda Belanda Ini Mantap Masuk Islam

Ahmad Haidir, Jurnalis · Senin 07 Februari 2022 05:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 06 621 2543219 gara-gara-pemilu-pemuda-belanda-ini-mantap-masuk-islam-QgOWlPkSrf.jpg Kisah pemuda Belanda bernama Zakariyya jadi mualaf gara-gara pemilu. (Foto: YouTube Renung Kalbu)

MOMENTUM pesta demokrasi atau pemilihan umum (pemilu) terkadang membuat seseorang menjadi berpikir kembali tentang arti dari sebuah ideologi, falsafah, dan nilai-nilai kehidupannya secara pribadi untuk menyesuaikan dengan apa yang dianut oleh penguasa.

Hal itulah yang dialami seorang pemuda Belanda bernama Zakariyya. Gara-gara adanya pemilu di Negeri Kincir Angin tersebut, membuat dia memutuskan mempelajari Islam hingga akhirnya menjadi mualaf.

Baca juga: Jadi Mualaf, Gadis Cantik Eropa Ini Tegaskan Islam Sangat Memuliakan Wanita 

Kisahnya berawal saat terpilihnya seorang politikus dari Partai Kebebasan Belanda yang secara terang-terangan menolak Islam. Hati nuraninya pun terketuk dan pikirannya bertanya-tanya, memangnya apa yang salah dengan Islam yang merupakan salah satu agama terbesar dan diakui di dunia.

"Setelah pemilu tahun 2002–2010, ketika Geert Wilders dari Partai Kebebasan menjadi sangat besar dan banyak orang memilih dia, namun saya malah berpikir bagaimana bisa orang memilih kegilaan untuk melawan Islam, menentang agama yang kita semua akui," ungkap Zakariyya, seperti dikutip dari kanal YouTube Renung Kalbu, Senin (7/2/2022).

"Saya pun memutuskan untuk membeli Alquran, sebuah buku yang saya ketahui sebagai kitab lawas 1.400-an tahun lalu. Saya tertarik bagaimana orang masih begitu taat mengikutinya," jelas pria berusia 25 tahun itu.

Baca juga: Baca Ayat tentang Hujan, Pria Keturunan Tionghoa Ini Mantap Masuk Islam 

Ketika memutuskan membaca Alquran, Zakariyya langsung dibuat takjub oleh isi dan kandungannya sejak di surat pembuka yakni Al Fatihah.

"Ini tidak seperti yang kuharapkan. Itu buku tua, namun aku merasa terikat padanya karena terasa segar, baru, dan seperti sesuatu yang saya suka," ucapnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Zakariyya pun terus mempelajarinya hingga menemukan fakta-fakta mencengangkan lain terkait adanya hubungan antara ajaran agama lain dan juga para nabi sebelum Muhammad Shallallahu alaihi wassallam yang dijelaskan dalam Alquran.

"Saya terkejut karena agama yang dibawakan Muhammad ternyata juga agama Abraham, Musa, dan Isa," jelas Zakariyya.

Baca juga: Kisah Mualaf Koh Deni Sanusi Keturunan Tionghoa, Gemetar dan Pingsan Dengar Azan 

Ia pun tampaknya benar-benar terkesima dengan Alquran. Dirinya menyebut kitab tersebut sebagai sesuatu yang ajaib. Zakariyya juga mengakui merasa terketuk hatinya saat membaca Surat Yasin yang merupakan jantungnya kitab suci ini.

"Quran membuat lemah menjadi kuat, keras menjadi lembut. Saya tidak tahu, kuhanya tertarik merasa benar-benar tertarik ketika membaca atau mendengarkan presentasi tentangnya, terutama Surat Yasin, dan saya benar-benar menangis untuk pertama kalinya dalam hidup," kenangnya.

Baca juga: Kisah Ustadz Felix Siauw yang Keturunan Tionghoa Alami Cobaan Berat ketika Masuk Islam 

Perjalanan spiritual yang berasal dari momentum pemilu itulah yang akhirnya membuat Zakariyya jatuh cinta pada Alquran dan ajaran Islam hingga akhirnya memutuskan mengucap dua kalimat syahadat. Dia melakukannya secara mandiri di kamar dengan mencari literatur secara daring.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini