Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Nabi Ayub Dijahati Iblis hingga Sakit Parah tapi Tetap Beriman kepada Allah Ta'ala

Intan Afika Nuur Aziizah , Jurnalis-Selasa, 15 Februari 2022 |21:21 WIB
Kisah Nabi Ayub Dijahati Iblis hingga Sakit Parah tapi Tetap Beriman kepada Allah Ta'ala
Ilustrasi kisah Nabi Ayub Alaihissallam. (Foto: Pexels)
A
A
A

Iblis sangat marah, dia menemui Allah Subhanahu wa ta'ala lagi dan menyatakan kekecewaannya. Untuk ketiga kalinya, Allah Ta'ala memberikan izin kepada iblis untuk mengganggu kesehatan Nabi Ayub Alaihissallam. Iblis memasukkan sesuatu penyakit yang tidak ada obatnya ke dalam tubuh Nabi Ayub.

Nabi Ayub Alaihissallam menahan rasa sakit selama bertahun-tahun. Namun, segala rasa sakit tidak menghalangi ibadahnya. Penyakit Nabi Ayyub makin lama makin parah. Sekalipun demikian, ia tetap tabah dan menerimanya sebagai cobaan dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Baca juga: Kisah Nabi Ismail Sabar Luar Biasa saat Pisau Kurban Sudah Menempel di Lehernya 

Keimanannya kepada Allah Subhanahu wa ta'ala tidak berkurang sedikit pun, justru makin rajin beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Iblis sangat kecewa dan tidak puas dengan ketabahan Nabi Ayub Alaihissallam. Dengan demikin usaha iblis menjadi sia-sia.

Penyakit Nabi Ayub Alaihissallam sangat parah sehingga ia hanya dapat berbaring. Makin lama kondisinya semakin buruk. Penyakit ini sudah di derita selama 18 tahun.

Masyarakat di sekitarnya melupakan kedermawanan Nabi Ayub Alaihissallam. Selama beliau sakit, seluruh penduduk sekitar mengasingkan dirinya. Hanya istrinya yang mengurus segala keperluan Nabi Ayub.

Namun, iblis selalu menghasut istri Nabi Ayub Alaihissallam yang bernama Rahmah. Iblis membisikkan kebencian ke hati istri Nabi Ayub. Pada suatu hari, istri Nabi Ayub mengatakan hal-hal yang menyakiti Nabi Ayub hingga beliau pun sangat sedih.

Baca juga: 5 Kaum yang Diazab dan Dimusnahkan Allah, Ada yang Ditimpa Awan Panas Hitam 

Ia bersumpah apabila sembuh kelak akan memukul istrinya sebanyak 100 kali. Pada saat kondisi Nabi Ayub Alaihissallam makin lemah, Allah Subhanahu wa ta'ala menurunkan wahyu kepadanya, "Entakkanlah kakimu sehingga muncul air yang sejuk untuk mandi dan minum."

Nabi Ayub Alaihissallam mengentakkan kakinya ke tanah sehingga air keluar. Air tersebut digunakan untuk mandi dan minum Nabi Ayyub. Tidak lama kemudian, tubuh Nabi Ayub kembali sehat. Bahkan, ia lebih sehat dan kuat dibanding sebelumnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement