Share

2 Doa Setelah Sholat Witir Beserta Cara Membacanya seperti Dicontohkan Rasulullah

Hantoro, Jurnalis · Rabu 13 April 2022 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 13 618 2578268 2-doa-setelah-sholat-witir-beserta-cara-membacanya-seperti-dicontohkan-rasulullah-YRUtFBDqZA.jpg Ilustrasi bacaan doa setelah sholat witir. (Foto: Shutterstock)

BACAAN doa setelah sholat witir sangat penting diketahui kaum Muslimin dalam mengisi malam-malam bulan Ramadan ini. Diketahui witir adalah sholat penutup.

Witir secara bahasa berarti ganjil. Hal ini sebagaimana dapat kita lihat dalam sabda Nabi Muhammad Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูุชู’ุฑูŒ ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ู’ูˆูุชู’ุฑูŽ

"Sesungguhnya Allah itu Witr dan menyukai yang witr (ganjil)." (HR Bukhari Nomor 6410 dan Muslim 2677)

Baca juga: Ini Rahasia Angelina Sondakh Hafal 15 Juz Alquran saat di Dalam Penjaraย 

Sedangkan yang dimaksud witir pada shalat witir adalah sholat yang dikerjakan antara Shalat Isya dan terbitnya fajar (masuknya waktu Shubuh). Sholat witir adalah penutup sholat malam.

Adapun hukum sholat witir menurut mayoritas ulama adalah sunnah muakkad atau sunah yang sangat dianjurkan.

Dikutip dari laman Rumaysho, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc menjelaskan ada dua doa yang bisa diamalkan setelah sholat witir, yaitu:

1. Doa pertama setelah sholat witir

ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽู„ููƒู ุงู„ู’ู‚ูุฏูู‘ูˆุณู

Subhaanal malikil qudduus (dibaca tiga kali)

Artinya: "Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan." (HR Abu Daud Nomor 1430, An-Nasai 1735, dan Ahmad 3: 406. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan sanad hadis ini shahih)

Baca juga: 5 Keutamaan Sholat Tarawih, Salah Satunya Dapat Ampunan Dosa yang Telah Lalu

2. Doa kedua setelah sholat witir

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูู‘ูŠ ุฃูŽุนููˆุฐู ุจูุฑูุถูŽุงูƒูŽ ู…ูู†ู’ ุณูŽุฎูŽุทููƒูŽ ูˆูŽุจูู…ูุนูŽุงููŽุงุชููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุนูู‚ููˆุจูŽุชููƒูŽ ูˆูŽุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ูƒูŽ ู„ุงูŽ ุฃูุญู’ุตูู‰ ุซูŽู†ูŽุงุกู‹ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ูƒูŽู…ูŽุง ุฃูŽุซู’ู†ูŽูŠู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽูู’ุณููƒูŽ

Allahumma inni aโ€™udzu bi ridhaoka min sakhotik wa bi muโ€™afaatika min โ€˜uqubatik, wa aโ€™udzu bika minka laa uh-shi tsanaa-an โ€˜alaik, anta kamaa atsnaita โ€˜ala nafsik (dibaca satu kali)

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan kepada diri-Mu sendiri." (HR Abu Dawud Nomor 1427, Tirmidzi 3566, An-Nasa'i 1748, dan Ibnu Majah 1179. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan sanad hadis ini shahih)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Cara Baca "Subhaanal Malikil Qudduus"

Dari Ubay bin Kaโ€™ab, ia berkata:

ููŽุฅูุฐูŽุง ููŽุฑูŽุบูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ููŽุฑูŽุงุบูู‡ู ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽู„ููƒู ุงู„ู’ู‚ูุฏูู‘ูˆุณู ุซูŽู„ูŽุงุซูŽ ู…ูŽุฑูŽู‘ุงุชู ูŠูุทููŠู„ู ูููŠ ุขุฎูุฑูู‡ูู†ูŽู‘

"Jika Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam telah selesai dari witirnya, beliau membaca 'Subhaanal malikil qudduus (sebanyak tiga kali)', beliau memanjangkan di akhirnya." (HR An-Nasa'i Nomor 1700, Ibnu Majah 1182. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan hadis ini shahih)

Dari Ibnu โ€˜Abdirrahman bin Abza, dari bapaknya, ia berkata:

ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูŽู‚ููˆู„ู ุฅูุฐูŽุง ุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽู„ููƒู ุงู„ู’ู‚ูุฏูู‘ูˆุณู ุซูŽู„ูŽุงุซู‹ุง ูˆูŽูŠูŽุฑู’ููŽุนู ุตูŽูˆู’ุชูŽู‡ู ุจูุงู„ุซูŽู‘ุงู„ูุซูŽุฉู

"Jika mengucapkan salam, Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam membaca, 'Subhaanal malikil qudduus' sebanyak tiga kali lalu beliau mengeraskan suaranya pada ucapan yang ketiga." (HR An-Nasa'i Nomor 1733 dan Ahmad 3: 406. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan hadis ini shahih)

Cara Membacanya:

- Mengeraskan bacaan terakhir berbeda dengan bacaan "Subhaanal malikil qudduus" di pertama dan kedua.

- Memanjangkan bacaan "Qudduus" dengan empat atau enam harakat.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini