Share

Perjuangan Ustadz Anang Melawan Penyakit Gagal Ginjal

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 13 Mei 2022 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 614 2593529 perjuangan-ustadz-anang-melawan-penyakit-gagal-ginjal-rd8qPXRHHM.jpg Kisah perjuangan Ustadz Abang Jazuli melawan penyakit gagal ginjal. (Foto: ACT)

"PENYAKIT ini memang jalan takdir saya. Namun sampai kapan istri saya harus berjuang sendiri menafkahi keluarga kecil kami?" Ustadz Anang Jazuli (40) sudah memikirkan ini sejak divonis gagal ginjal stadium empat.

Akibat penyakitnya, warga Desa Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, itu menjalani cuci darah hingga tiga kali seminggu. Tubuhnya makin lemah dan penampilannya sangat berbeda dari saat sehat. Karena kesehatannya yang menurun, Ustadz Anang tidak bisa lagi berdakwah di Batam seperti dulu.

Baca juga: Upaya Dermawan Sudahi Permasalahan Pangan Rohingya di Bangladesh 

Sedangkan Ustadzah Henny sebagai istri Ustadz Anang yang menjadi tulang punggung keluarga. Sembari berdakwah, Ustadzah Henny memiliki usaha sampingan berjualan kue. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, seringkali ada masyarakat yang memberikan mereka kebutuhan pokok dan makanan ke rumah.

Namun penghasilannya tidak cukup untuk menutupi biaya keluarga dan pengobatan. Ustadz Anang pernah menunggak kontrakan dan biaya sekolah putranya selama lima bulan. Saat ke rumah sakit, biaya pengobatannya juga diperkirakan mencapai Rp186 juta.

Baca juga: Renovasi Dilakukan, Kini Rumah Ismael Warga Gaza Tampak Baru 

"Air mata kami sudah kering Pak, yang membikin kami sedih, si sulung umur sembilan tahun harus jaga adik-adiknya di rumah sendiri yang umurnya tujuh dan tiga tahun. Sementara saya harus antarkan pesanan kue dan mengajar mengaji. Serta dampingi bapaknya cuci darah ke rumah sakit," lirih Ustadzah Henny.

Sebagai seorang ibu dan istri, pundak Ustadzah Henny tetap kukuh untuk melindungi anak dan suaminya. Meski terkadang dia merasa pertahanannya runtuh saat dia sedih.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Global Zakat-ACT telah mendampingi Ustadz Anang dalam pengobatannya melalui program Mobile Social Rescue (MSR) sejak Oktober tahun lalu. Terakhir, tim mengunjungi langsung Ustadz Anang di rumahnya pada Rabu 16 Maret 2022.

"Rencana tanggal 30 Maret 2022, Ustadz Anang harus melakukan epusi lagi atau sedot cairan di paru-paru di RS Elizabeth serta opname selama dua malam. Ada sejumlah biaya yang mesti dikeluarkan di samping bantuan dari BPJS. Selain itu juga beliau mesti kontrol kesehatan mata dan syaraf," ujar Khairul Hafiz dari Tim Global Zakat-ACT Kepulauan Riau.

Baca juga: Rumah Tahfiz Tariqul Jannati Firdaus Tak Lagi Kesulitan Air Bersih 

Hafiz terus mengajak masyarakat untuk terus mendukung kesembuhan Ustadz Anang. "Kita berharap Ustadz Anang dapat kembali sehat seperti sedia kala, sehingga dapat menebarkan ilmunya kembali kepada warga Kota Batam. Semoga kebaikan para dermawan, dapat mewujudkan harapan kami ini," harapnya.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini