Share

Hukum Menggabungkan Puasa Syawal, Ayyamul Bidh, dan Senin Kamis

Hantoro, Jurnalis · Selasa 17 Mei 2022 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 330 2595276 hukum-menggabungkan-puasa-syawal-ayyamul-bidh-dan-senin-kamis-vbU8l3hILj.jpg Ilustrasi hukum menggabungkan puasa Syawal, Ayyamul Bidh, dan Senin Kamis. (Foto: Shutterstock)

HUKUM menggabung puasa Syawal, ayyamul bidh, dan Senin Kamis sangat penting diketahui setiap Muslim. Benarkah memiliki keutamaan sangat besar? Simak penjelasannya berikut ini.

Ada momen emas di bulan Syawal yakni terdapat tiga ibadah berpahala besar yang bisa digabungkan yaitu puasa Syawal, puasa Ayyamul Bidh, dan puasa Senin Kamis. Tersimpan keutamaan luar biasa besar yang dapat diraih dari menjalankan ketiga amalan salih ini.

Baca juga: Masjidil Haram Miliki Robot Canggih, Mampu Jawab Pertanyaan Jamaah dalam 11 Bahasa 

Puasa. (Foto: Shutterstock)

Baca juga: 5 Tips Ampuh Jadi Muslim yang Lebih Baik Usai Ramadan, Yuk Diterapkan! 

Diketahui puasa Ayyamul bidh atau puasa pertengahan bulan setiap tanggal 13, 14, 15 Hijriah bertepatan dengan tanggal 14, 15, 16 Mei 2022 Masehi. Ini masih termasuk bulan Syawal yang masih dalam rentang waktu puasa Syawal. Kemudian tanggal 16 Mei adalah hari Senin yang juga bisa diisi puasa Senin Kamis.

Dihimpun dari laman Rumaysho, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc menerangkan keutamaan puasa Syawal disebutkan dalam hadis Abu Ayyub Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

"Barang siapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh." (HR Muslim Nomor 1164)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kemudian keutamaan puasa Ayyamul Bidh disebutkan dalam hadis berikut. Dari Ibnu Milhan Al Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata:

"Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan kepada kami untuk berpuasa pada Ayyamul Bidh yaitu 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriah)." Dan beliau bersabda, "Puasa Ayyamul Bidh itu seperti puasa setahun." (HR Abu Dawud Nomor 2449; An-Nasa'i 2434. Syekh Al Albani mengatakan hadis ini shahih)

Baca juga: Abu Nawas Tersesat tapi Ditolong Orang yang Selalu Bohong, Percaya Gak Ya? 

"Kalau seseorang melakukan puasa Syawal yang tiga harinya satu niat dengan puasa Ayyamul Bidh, masih dibolehkan, dan diharapkan dia bisa mendapatkan pahala puasa Syawal dan puasa Ayyamul Bidh sekaligus," jelasnya.

Demikian jawaban dari Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah ketika ditanya oleh Syekh Muhammad Shalih Al Munajjid hafizhahullah ta'ala.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini