Share

4 Doa Supaya Orang yang Dicintai Menghubungi Kita

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Selasa 24 Mei 2022 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 618 2599163 4-doa-supaya-orang-yang-dicintai-menghubungi-kita-TYNBl2a3ua.jpg Ilustrasi doa supaya orang yang dicintai menghubungi kita. (Foto: Shutterstock)

DOA supaya orang yang dicintai menghubungi kita ternyata dicari banyak orang. Ini untuk mengobati rasa rindu di dalam hati. Bisa dilakukan antara suami istri, anak dengan orangtua, atau anggota keluarga lainnya.

Diketahui bahwa sebagai seorang Muslim wajib berdoa meminta segala sesuatu kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Doa merupakan mengharapkan bantuan Allah Ta'ala terhadap sesuatu hal.

Doa dalam Islam merupakan bagian paling mendasar dari ibadah. Doa dipanjatkan oleh seorang Muslim ketika mengalami kesusahan agar diberi kemudahan dalam kehidupan di dunia.

Penasaran dengan doa supaya orang terkasih menghubungi kita? Simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Kisah Bule Inggris Jadi Mualaf Gara-Gara Pergi ke Toko Ponsel, Temukan Kebenaran Islam 

1. Doa agar orang yang dirindukan adalah jodoh idaman

رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ

Rabbi la tadzarni fardan wa anta khairul waritsin.

"Ya Allah, janganlah Engkau membiarkan aku hidupku seorang diri, dan Engkaulah pewaris yang paling baik." (QS Al Anbiyai': 89)

2. Doa agar orang yang dicintai merindukan balik

أَحَبَّكَ الَّذِيْ أَحْبَبْتَنِي

Ahabbakalladziii ahbabtanii lahu.

"Semoga Allah mencintai kamu yang cinta kepadaku karena-Nya."

Baca juga: Gara-Gara Jawab 3 Pertanyaan Aneh, Abu Nawas Naik Takhta Gantikan Raja 

3. Doa untuk meluluhkan hati seseorang

اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ فُلَاناً كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allahumma Antal 'Aziizul kabiir, wa ana 'abdukadh dho'iifudz dzaliil Alladzii laa haula walaa quwwata illa bika. Allahuma sakhkhir lii fulaan (sebut nama orang yg di maksud) kama sakhkhorta Fir'aun li Musa, wa layyin lii qolbahu kamaa layyantal hadiid li Dawud. Fainnahu laa yantiqu illa bi idznika, naa shiyatuhu fii qobdlotika, wa qolbuhuu fii yadika, Jalla tsanaa u wajhika yaa arhamar roohimiin.

"Ya Allah bahwasanya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Besar. Dan sesungguhnya aku ini adalah hamba-Mu yang hina lagi lemah. Ya Allah mudahkanlah bagiku urusanku, sebagaimana Engkau mudahkan bagi urusan Firaun kepada Musa dan lunakkan hati manusia bagiku sebagaimana Engkau lunakkan besi bagi Nabi Daud. Engkaulah adalah sebaik-baik pemimpin dan sebaik-baik penolong, wahai Allah Yang Maha Hidup, Wahai Tuhan Yang Maha Penguasa, Wahai Allah Yang Punya Keagungan dan Kemuliaan, perkenanlah ya Allah."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Doa mencintai karena Allah Ta'ala

Mencintai seseorang hanya karena Allah Subhanahu wa ta'ala menandakan orang tersebut sudah merasakan manisnya iman. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam yang diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiallahu anhu:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ مَنْ كَانَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَمَنْ أَحَبَّ عَبْدًا لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَمَنْ يَكْرَهُ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ إِذْ أَنْقَذَهُ اللَّهُ مِنْهُ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُلْقَى فِي النَّارِ

Dari Anas bin Malik dari Nabi shallallahu alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tiga (perkara) yang apabila ada pada diri seseorang, ia akan mendapatkan manisnya iman: Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya. Dan siapa yang bila mencintai seseorang, dia tidak mencintai orang itu kecuali karena Allah azza wajalla. Dan siapa yang benci kembali kepada kekufuran seperti dia benci bila dilempar ke neraka". (HR Bukhari nomor 21, kitab Fathul Bari, shahih)

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini