KETAHUI doa supaya tidak mudah digoda setan berikut ini. Gangguan setan terhadap manusia kadang tidak bisa dihindari. Rayuan atau godaannya bisa membuat manusia terlena.
Guna mencegah atau melawan godaan setan itu, sebagai umat Islam tentunya harus senantiasa berlindung serta berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.
Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini Jumat Berkah 3 Juni 2022M/3 Dzulqa'dah 1443H

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan segala sesuatu, termasuk godaan setan, bisa dicegah dengan berdoa kepada Allah Azza wa Jalla.
"Sesungguhnya apa pun mudharat, penyakit, gangguan lahir batin, dapat disembuhkan dengan kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala," jelasnya kepada Okezone beberapa waktu lalu.
Baca juga: Kisah Mualaf Rapper Napoleon Mirip Umar bin Khattab, Dulu Benci tapi Kini Mencintai Islam
Berikut ini doa supaya terhindar dari godaan setan yang dapat menyesatkan manusia:
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ
A’udzu bikalimatillahit tammati min kulli syaithanin wa hammatin wa min kulli ‘ainin lammah.
"Aku lindungi kamu berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua setan dan binatang buas, serta dari pandangan mata yang membawa keburukan." (HR Bukhari)
Selain memanjatkan doa tersebut, bisa juga membaca Muawwidzatain, yakni terdiri dari surat-surat dalam kitab suci Alquran, yakni Surat Al Ikhlas, An-Nas, dan Al Falaq. Ketiganya merupakan surat yang memiliki kedudukan tinggi.
Lafaz Muawwidzatain yaitu:
أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَنْفُثُ عَلَى نَفْسِهِ فِى الْمَرَضِ الَّذِى مَاتَ فِيهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ ، فَلَمَّا ثَقُلَ كُنْتُ أَنْفِثُ عَلَيْهِ بِهِنَّ ، وَأَمْسَحُ بِيَدِ نَفْسِهِ لِبَرَكَتِهَا
"Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam meniupkan kepada dirinya (bacaan) mu’awwidzatain (yaitu Surat Al Falaq dan An-Naas) ketika sakit yang menyebabkan beliau meninggal dunia. Ketika beliau sudah lemah, maka saya meniupkan (bacaan) mu’awwidzatain untuknya dan saya mengusap dengan menggunakan tangan beliau, karena mengharapkan berkahnya." (HR Bukhari)
Allahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)