Persiapan hotel misalnya, kata Nasrullah, para petugas akan memastikan bahwa sebelum jamaah datang, semuanya sudah dalam keadaan siap huni. Fasilitas lift berjalan dengan baik, tempat bersih, kasur juga siap pakai, air tersedia, termasuk penerangan dan lainnya harus dipastikan sudah siap.
Kerkait transportasi, pihaknya juga sudah cek ke perusahaan penyedia layanan Bus Shalawat untuk memastikan mereka betul-betul siap dan standby ketika jamaah datang.
“Layanan katering sangat krusial. Sebab, jamaah tahun ini mendapatkan tiga kali makan dan persoalan ini bukan sederhana. Petugas harus memastiakan penyedia layanan dapat menyajikan katering dalam jumlah besar dan terdistribusi dalam waktu yang tepat, di waktu pagi, siang, dan malam,” katanya.
(Qur'anul Hidayat)