Share

Sempat Tidak Percaya Islam, Pria Ini Dapat Hidayah Setelah Lihat Ceramah Dr Zakir Naik

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 17 Juni 2022 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 17 621 2613291 sempat-tidak-percaya-islam-pria-ini-dapat-hidayah-setelah-lihat-ceramah-dr-zakir-naik-hXDpg747zk.jpg Kisah Matias jadi mualaf usai lihat video Dr Zakir Naik. (Foto: YouTube Ngaji Cerdas)

HIDAYAH bisa datang dari mana saja, termasuk dari mereka yang awalnya tidak percaya ajaran agama Islam. Bahkan mendengar nama Islam saja sudah tidak sudi, namun Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan hidayah kepada siapa pun yang dikehendaki-Nya.

Inilah yang dialami Matias. Pria asal Yogyakarta tersebut akhirnya memutuskan masuk Islam setelah menyimak ceramah Dr Zakir Naik di salah satu video di YouTube.

Baca juga: Cerita Anak Band Metal Masuk Islam, Gara-Gara Surat Al Ikhlas hingga Kini Aktif Dakwah di Masjid 

Kisah Matias jadi mualaf usai lihat video Dr Zakir Naik. (Foto: YouTube Ngaji Cerdas)

Mulanya Matias lahir dari keluarga non-Muslim. Ayahnya berasal dari Flores, sementara ibunya asal Sumatera. Namun kala itu, ia merasa tidak terlalu taat dengan keyakinannya.

Selain itu, Matias juga sempat berada di titik tidak percaya adanya Tuhan dan mempertanyakan, apakah Tuhan itu benar-benar nyata? Karena selama ini dia berdoa melalui perantara, bukan langsung kepada Sang Pencipta.

"Saya sempat menjadi orang yang tidak percaya Tuhan. Apakah Tuhan itu ada? Apakah Tuhan itu nyata?" katanya dalam tayangan di kanal YouTube Ngaji Cerdas.

Baca juga: Kisah Mualaf Cantik Ameena: Dulu Tomboi dan Pemberontak, Kini Jadi Ustadzah Terkemuka di Inggris 

Hingga suatu hari dia menonton video Dr Zakir Naik. Menjelaskan tentang perbedaan dan perbandingan agama, Matias pun menerangkan apa yang membuat ulama dunia tersebut memilih Islam sebagai agamanya. Padahal, Dr Zakir Naik sendiri adalah orang India.

"Itu yang membuat saya bertanya-tanya," ujar Matias.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Namun, dirinya tidak langsung percaya dengan Islam. Matias masih menilai kalau Islam adalah agama yang bernilai negatif, sebab itu yang selama ini didengar.

"Saya dulu melihat Islam itu adalah agama: pertama, arogan; yang kedua, intoleran bahasa yang sekarang kita sering dengar; ketiga, agama yang merasa dirinya paling benar," tuturnya.

Baca juga: Kisah Mualaf Bule Jerman, Takjub Isi Alquran hingga Cobaan Berat Masakan Babi di Keluarganya 

Kemudian lambat laun hatinya mulai terbuka, Matias dibantu temannya untuk mencari masjid karena ia ingin membaca dua kalimat syahadat. Sekaligus diberikan sertifikat sebagai tanda dirinya resmi jadi mualaf.

Akhirnya Matias menemukannya. Menariknya ada perasaan lain setelah dia memutuskan menjadi seorang mualaf. Matias merasa bahwa ini yang sebenarnya dicari, karena Islam membuatnya nyaman dan makin percaya keberadaan Tuhan yaitu Allah Subhanahu wa ta'ala.

"Alangkah bahagianya saya," kata Matias.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini