Share

Viral Pria Ucap Syahadat Ditangisi Banyak Ukhti, Masya Allah Barakallah

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Senin 08 Agustus 2022 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 08 621 2643778 viral-pria-ucap-syahadat-ditangisi-banyak-ukhti-masya-allah-barakallah-SB0m5bP7Qv.jpg Kisah Nopan syahadat ditangisi banyak ukhti. (Foto: Laskar Tujuh Langit)

KETIKA seseorang memutuskan menjadi mualaf dengan mengucap dua kalimat syahadat, umumnya saudara sesama Muslim pun akan turut merasakan kebahagiaan. Saking bahagianya, mereka terkadang tidak kuasa menahan air mata.

Bagaimana tidak, saudara mereka yang yakin untuk melangkah di jalan Allah Subhanahu wa ta'ala makin bertambah. Hal ini dirasakan betul oleh Nopan H Liberman, pemuda asal Desa Balai Karangan, Kalimantan Barat.

Baca juga: Bergetar Baca Surat Maryam, Bule Amerika Ini Yakin Masuk Islam Ucap Dua Kalimat Syahadat 

Kisah Nopan syahadat ditangisi banyak ukhti. (Foto: Laskar Tujuh Langit)

Ia mantap meninggalkan agama lamanya dan memeluk Islam sebagai kepercayaan barunya. Tidak disangka, reaksi rekan-rekannya begitu luar biasa.

Mereka terharu sampai meneteskan air mata di hadapan Nopan. Meskipun kala itu dia dan seorang teman yang dikatakan adalah wanita sedang berada di tempat umum, tepatnya taman kampus Nopan di Pontianak.

"Yang nangis kawan saya, kawan satu SMA, cewek, enggak nyangka gitu. Di depan mata saya nangis, saya enggak nyangka, padahal itu di tengah taman," ujar Nopan, dikutip dari kanal YouTube Friends of Seven Heavens, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Dulu Benci Islam, Bule Cantik Amerika Ini Mantap Jadi Mualaf Usai Baca Isi Kandungan Alquran 

Menurut dia, teman-temannya, termasuk para ukhti, menangis lantaran terharu dan tidak menyangka Nopan memutuskan mengucap syahadat. Tidak hanya secara langsung, ada pula yang sampai menangis lewat pesan suara di aplikasi WhatsApp.

"Ada juga yang di chat nge-VN nangis juga, sampai sekarang terakhir dua hari yang lalu masih ada yang ngechat," lanjutnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Meskipun kawan yang tidak akrab sekalipun, semua bersuka cita menyambut kedatangan Nopan masuk agama Islam.

Namun, berbeda dengan respons orangtua Nopan di kampung halamannya Balai Karangan. Walau tidak dicaci maki, ia menerima ekspresi kurang menyenangkan.

"Pertama kali pulang ke kampung itu pas lebaran. Waktu itu masih renggang, masih terbatas komunikasi. Beberapa hari pulang seadanya aja. Belum ada senda tawa, terlalu tegang suasananya. Mau mulai komunikasinya segan," kata Nopan.

Baca juga: Menangis Pertama Kali Dengar Adzan, Bule Cantik Ini Mantap Masuk Islam 

Baca juga: Cerita Bule Australia Jadi Mualaf Setelah Bekerja di Indonesia, Bermula Takjub Lantunan Adzan 

Sikap dingin orangtuanya tidak lain dikarenakan banyak orang yang terus-menerus mempertanyakan keislaman Nopan. Beruntung, lambat laun orangtuanya makin bisa menerima keputusan sang anak.

Orang-orang yang sebelumnya "meneror" orangtua Nopan dengan berbagai pertanyaan pun sudah tidak lagi seperti itu.

"Orangtua sendiri alhamdulillah sudah menerima dan sudah bisa bercanda tawa," pungkasnya. Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini