Share

Perjuangan Mualaf Cantik Sandra, Jadi Ojek Online hingga Sukses Bisnis Kuliner

Fini Nola Rachmawati, Jurnalis · Rabu 16 November 2022 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 16 621 2708587 perjuangan-mualaf-cantik-sandra-jadi-ojek-online-hingga-sukses-bisinis-kuliner-puU85DfVuw.jpg Kisah mualaf cantik Sandra Oktaviani. (Foto: YouTube Ummu TV)

KEPUTUSAN menjadi mualaf bukanlah hal mudah untuk dilakukan. Inilah yang dirasakan wanita cantik bernama Sandra Oktaviani. Gadis asal Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, berusia 22 tahun ini akhirnya memeluk Islam setelah mendapat hidayah dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Sandra menceritakan kembali semula perjalanannya dalam mengenal agama Islam sehingga akhirnya mengucapkan kalimat syahadat. Banyak sekali cobaan dan ujian yang menghampirinya. Ia mengenal Islam sejak duduk di bangku SMA yang lingkungannya mayoritas Islam.

BACA JUGA:Kisah Mualaf Ganteng Elvandio: Berasal dari Keluarga Beragam Agama, Dapat Hidayah saat Masih SD 

"Saya melihat dari cara ibadah, kehidupan sehari-harinya, sepertinya tenteram dan damai. Mulai dari situlah saya ulai banyak belajar dan bertanya," ucap Sandra, dikutip dari kanal YouTube Ummu TV, Rabu (16/11/2022).

"Ya keluarga kecewa, terutama kedua orangtua angkat saya. Jadi saya tidak diperbolehkan lagi tinggal di sana karena dari cara makannya yang berbeda dan sehari-hari yang berbeda katanya. Kata ibu saya, 'Kalau mau semuanya balik lagi seperti semula, saya harus balik ke kepercayaan saya yang dulu.' Jadi seperti itu respons dari orangtua saya," ucap Sandra. 

Kisah perjuangan mualaf cantik Sandra Oktaviani. (Foto: YouTube Ummu TV)

Ia mengaku hambatan yang dialami ialah penolakan dari keluarga. Kemudian dari teman yang dulu seagama juga menentang keputusannya.

Sandra pun mengajukan beberapa pertanyaan ke dosen, "Mau langsung syahadat atau tidak?" Saat itu pun dia langsung mengucapkan dua kalimat syahadat di depan kelas.

"Dari situlah saya mulai menjadi Islam, dan di rumah saya mulai belajar seperti mengaji sendiri, dan juga di luar di luar kampus juga belajar ngaji," bebernya.

"Saya juga belajar sholat di rumah, jadi ada panduan yang dikasih dosen, kayak buku sholat. Saya belajar dari situ dengan membacakan niat dan surat pendek yang saya hafal," ucap Sandra.

BACA JUGA:Kisah Pria Bule Mantap Menjadi Mualaf Usai Dengar Indahnya Lantunan Adzan 

Dia menceritakan, ketika adzan berkumandang langsung mengerjakan sholat di dalam kamar. Pintu kamar dikunci, lalu baru Sandra sholat.

"Nah, setelah berselang beberapa hari, ibu saya masuk kamar. Jadi dia sudah mulai curiga. Dia mendadak masuk kamar nemu sajadah sama mukena. Saat itu saya lagi di kampus. Tidak lama saya pulang, langsung ditanya: Ini untuk apa? Saya bilang cuma belajar-belajar," ucapnya. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Reaksi dari orangtua Sandra tidak setuju, sampai-sampai sajadah dan mukenanya dibuang. Mulai dari situ semua fasilitas yang semula dari orangtuanya mendadak sudah tidak diberikan lagi. Sandra pun berniat berniat keluar dari rumah.

"Soalnya kata ibu saya, dia tidak mau tinggal dengan orang yang beda agama. Jadi saya memutuskan pergi dari rumah," bebernya.

Akhirnya Sandra memutuskan untuk tinggal di rumah temannya beberapa bulan. Dari situ kegiatan yang dilakukan sambil bekerja paruh waktu di restoran. Dari hasil bekerjanya, Sandra menyisihkan penghasilan untuk ditabung dan berniat membuka usaha.

"Saya memutuskan buka usaha usaha sendiri. Itu usaha burger jadi mulai dari saya cari lapak sendiri dan membuat menu juga sendiri. Nah, semua itu saya lakukan sendiri," kisahnya.

"Saya coba mendirikan stand. Karena merasa penghasilannya kurang mencukupi selama sebulan, saya memutuskan beralih ke online. Jadi jual burgernya online."

"Selain menjual burger online, saya juga juga ada sampingan. Saya mencoba untuk ojek online. Jadi di sela-sela ada waktu kosong, saya menyempatkan beberapa jam untuk ojek online. Alhamdulillah mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari," pungkas Sandra menutup kisahnya.

Wallahu a'lam bisshawab. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini