Selanjutnya ia menunjukkan bahwa haji koboi akan menyelinap di gang-gang tikus ketika akan melaksanakan wukuf di Padang Arafah.
Sambil berpakaian ihram, jamaah ilegal ini dengan keyakinan teguh dan kuat akan lari dan naik terus ke atas perbukitan, masuk terowongan, untuk menghindari polisi.
Jalan atau gang tikus ini letaknya di antara hotel-hotel yang biasa ditempati oleh jamaah haji, khususnya dari Indonesia. Hal tersebut untuk menghindari para petugas yang akan menangkapnya.
"Jika Allah sudah memanggil mereka untuk haji, pasti lolos-lolos saja. Tapi untuk diterima atau tidaknya ibadah haji, itu urusan Allah Subhanahu wa Ta'ala, kita tidak mau mendahului," terangnya.
Menurut Alman, sejak tanggal 8 Dzulhijjah, para polisi akan menjaga ketat seluruh area Makkah. Selain mengamankan para jamaah, juga menetralisasi adanya jamaah ilegal yang berusaha masuk Tanah Suci.
"Tapi ya kalau kebanyakan, polisi juga kewalahan," bebernya.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)