Secara rinci berdasarkan pergerakan jemaah jelang puncak ibadah haji pada pada 8 Zulhijjah 26 Juni jamaah mulai digerakkan ke Arafah dengan bus. Mereka tidak mendapatkan sarapan pagi. Konsumsi makan siang dan makan malam akan disajikan di Arafah.
Layanan katering di Armina berlanjut mengikuti pergerakan jemaah. Pada 9 Zulhijjah (27 Juni) bertepatan dengan wukuf di Arafah, jamaah mendapatkan tiga kali makan.
Demikian pula ketika keberangkatan ke Muzdalifah seterusnya sampai di Mina, layanan katering untuk sarapan, makan siang, dan makan malam, tetap tersedia bagi jamaah. Saat sudah kembali ke Mekah, jemaah tidak mendapatkan layanan katering sampai 15 Zulhijjah atau Senin 3 Juli.
(Arief Setyadi )