Menanggapi ini, Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa banyak persiapan dan perbaikan yang dilakukan dalam fase Armuzna. Seperti Penyediaan mobil golf yang ada di Mina Jadid untuk mengantar jamaah ke titik terdekat sampai dimana mobil bisa berhenti. Dengan kapasitas maksimal penumpang 8 orang.
Terkait kesehatan untuk tenaga medis. Ketersediaan klinik cukup bagus. Fasilitas sanitasi seperti toilet sudah ditambah di arafah jadi 1.500 dari 1.000 sebelumnya. "Kemudian ketersediaan air di beberapa tenda yang dicek masih belum keluar airnya dijanjikan H-1 semuanya sudah selesai," ungkap menteri yang akrab disapa Gus Men tersebut.
Sementara Kepala Pusat Kesehatan Haji, Lilik Mahendro Susilo menjelaskan telah menyiapkan 161 petugas di Arafah terbagi dalam pos kesehatan ada 39 orang yang akan di pos kesehatan. Di Mina 227 nakes, 105 petugas di pos kesehatan Mina, 97 Emt di lima pos kesehatan jalur atas dan bawah dan bergerak setiap jam pindah pos untuk melakukan screening jamaah yang ada gangguan kesehatan.
Timwas, Ace Hasan mengakui adaya kemajuan, seperti toile ilet lebih permanen dan ada tambahan sehingga bisa dikatakan ada perbaikan dan kemajuan dari sebelumnya. Toilet dibangun secara permanen dan disediakan toilet duduk untuk lansia dan difabel.
"Yang jadi konsen kami lokasinya cukup jauh dari Mina ke Jamarat. Kami meminta Kemenag menyediakan golf car, karena ini sangat membantu. Kursi roda juga harus siaga sebanyak-banyaknya di sana," pungkas Ace.
(Arief Setyadi )