MAKKAH - Calon jamaah haji Indonesia tahun 2024 atau 1445 H harus sudah mulai bersiap-siap. Menteri Agama (Menang) Yahya Cholil Qoumas mengatakan gelombang pertama haji Indonesia 2024 akan berangkat April tahun depan.
Dijelaskan Menag, dalam pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Taufiq F Al Rabiah ada beberapa hal yang akan dilakukan untuk perbaikan haji tahun depan. Mulai dari fasilitas, sampai sistem pembagian maktab untuk jamaah haji.
Hadir juga mendampingi Menag, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Sekjen Kemenag Nizar Ali, Irjen Kemenag Faisal AH, Staf Khusus Menag Ishfah Abidal Aziz, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam
"Rencana keberangkatan jamaah gelombang pertama tahun depan akan dimulai April. Harapannya proses administrasi dan pembayaran sudah selesai Maret tahun depan. Termasuk proses kontrak segala macam selesai Maret tahun depan, dengan kuota reguler tetap seperti tahun ini 221 ribu," kata Menag kepada Media Center Haji (MCH) pada Minggu (2/7) malam waktu Arab Saudi.

Percepatan sangat penting karena pemerintah Arab Saudi melalui kementrian haji menyampaikan tahun depan, penempatan maktab didasarkan pada siapa yang menyelesaikan proses administrasi lebih dulu. Berbeda dengan sebelumnya ketika selama ini penempatan maktab lebih terkesan berdasar geografis negara.
Misal, negara teluk ada kesan di depan sedangkan, Asia Tenggara di belakang. "Nah ini jadi challenge bagi Kemenag karena mereka menghitung siklus haji dengan kalender hijriah sementara siklus keuangan kita menggunakan kalender masehi," ujar menteri yang biasa disapa Gus Men.