Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menag Minta Haji Ramah Lansia Terus Dikembangkan hingga Optimal

Widya Michella , Jurnalis-Selasa, 05 Desember 2023 |09:53 WIB
Menag Minta Haji Ramah Lansia Terus Dikembangkan hingga Optimal
Ilustrasi Menag mengimbau terus kembangkan konsep Haji Ramah Lansia. (Foto: Kemenag.go.id)
A
A
A

MENTERI Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta konsep Haji Ramah Lansia terus dikembangkan hingga optimal. Adapun konsep yang diterapkan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2023 ini diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo.

Menag menilai hal ini sebagai tantangan untuk memberikan pelayanan haji yang lebih baik pada tahun mendatang.

Info grafis biaya haji 2024. (Foto: Okezone)

"Presiden sangat mengapresiasi konsep layanan jamaah haji lansia ini dan menjadi salah satu legacy terbaiknya yang telah dilakukan oleh Pemerintah RI melalui Kementerian Agama. Saya minta konsep Haji Ramah Lansia dikembangkan agar lebih optimal lagi pada penyelenggaraan haji mendatang," imbaunya saat Kick-Off Meeting Penyelenggaraan Haji 1445 H/2024 M di Kantor Kemenag RI Jakarta, Senin 4 Desember 2023.

Ia meminta hasil evaluasi atas implementasi tagline Haji Ramah Lansia 2023 bisa ditindaklanjuti. Sejumlah upaya peningkatan kualitas layanan perlu dirumuskan dan diimplementasikan.

"Jadi meski sudah diapresiasi, kita tetap harus tingkatkan layanan haji mendatang dan harus lebih baik. Perlu dicermati juga apa kebutuhan spesifik para lansia. Tolong diinventarisir dengan detail dan bagaimana langkah eksekusinya," katanya. 

Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan kuota haji 1445 H/2024 M untuk Indonesia sebanyak 221.000 jamaah. Terdiri dari 203.320 jamaah haji reguler, 17.680 jamaah haji khusus, dan disepakati tidak adanya pembatasan usia.

Selain itu, Indonesia juga mendapat kuota tambahan sebesar 20.000 jamaah haji.

"Bapak Presiden memberikan perhatian khusus kepada jamaah haji Indonesia terkait dengan masa tunggu yang lama, sehingga mengupayakan adanya tambahan kuota jamaah haji Indonesia. Tambahan kuota haji langsung diberikan 20.000 kepada Indonesia oleh Putra Mahkota Muhammad bin Salman pada 19 Oktober 2023," ujarnya.

Guna meningkatkan kualitas layanan, Menag juga mengingatkan pentingnya proses rekrutmen petugas haji. Ia meminta hal itu dilakukan secara terbuka dan profesional.

"Pastikan dalam proses rekrutmen dilaksanakan dengan transparan. Sampaikan persyaratan rekrutmen secara terbuka. Jangan main-main dalam rekrutmen," tegasnya.

"Mereka yang bisa menjadi petugas adalah yang kompeten, pantas, dan memenuhi syarat. Karenanya saya meminta tes atau seleksi petugas haji yang dilakukan harus dapat mengukur itu," ucapnya.

"Silakan untuk mulai mengumumkan persyaratan seleksinya besok. Akhirnya dengan mengharap ridho Allah, hari ini kita bersama-sama melakukan kick-off penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M," pungkasnya. 

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement