Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Setelah Soetta, Saudi Cek Kesiapan Fast Track Jamaah Haji 2024 di Bandara Surabaya dan Solo

Hantoro , Jurnalis-Kamis, 29 Februari 2024 |10:42 WIB
Setelah Soetta, Saudi Cek Kesiapan Fast Track Jamaah Haji 2024 di Bandara Surabaya dan Solo
Kemenhaj Arab Saudi mengecek kesiapan layanan fast track jamaah haji 2024 di Bandara Surabaya dan Solo. (Foto: Kemenag.go.id)
A
A
A

PIHAK Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meninjau kesiapan layanan fast track (Macca Road) bagi jamaah haji 2024 di Bandara Internasional Juanda, Surabaya; dan Bandara Adi Soemarmo, Solo. Sebelumnya mereka juga meninjau di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang.

Pengecekan kesiapan di Bandara Juanda, Surabaya, dilakukan pada Selasa 27 Februari 2024. Sementara pengecekan di Bandara Adi Soemarmo, Solo, berlangsung Rabu 28 Februari. 

Kemenhaj Arab Saudi meninjau kesiapan fast track jamaah haji 2024 di Bandara Soekarno Hatta. (Foto: Kemenag.go.id)

Layanan fast track dalam beberapa tahun terakhir baru diterapkan bagi jamaah haji yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta. Tahun ini layanan tersebut sedang diusulkan untuk juga diterapkan di Bandara Juanda, Surabaya; dan Bandara Adi Soemarmo, Solo.

"Kami kemarin meninjau kesiapan Bandara Juanda Surabaya untuk menerapkan layanan fast track. Hari ini kami giliran meninjau Bandara Adi Soemarmo, Solo. Hasil pemeriksaan di lapangan ini akan dibahas dalan rapat berikutnya ke level lebih atas. Tim Saudi yang sekarang meninjau akan memberikan rekomendasi sesuai temuan di lapangan. Kita harap hasilnya positif," ungkap Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag Hilman Latief usai ikut memantau kesiapan di Bandara Adi Soemarmo, Rabu 28 Februari 2024.

"Alhamdulillah kunjungan ke Surabaya dan Solo dihadiri seluruh jajaran yang menjadi mitra kita, seperti otoritas bandara, AP (Angkasa Pura) I, dan Kemenhub. Bersama delegasi Saudi, kita melakukan observasi penelaahan kemungkinan untuk tempat yang paling pas dan nyaman bagi jamaah," imbuhnya seperti dilansir Kemenag.go.id.

Ia menjelaskan, ada beberapa alternatif dan skema yang ditawarkan untuk penerapan fast track jamaah haji. Nantinya diputuskan melalui rapat selanjutnya, setelah melakukan kajian lebih detail.

Rencana pembukaan layanan fast track jamaah haji ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas usai bertemu Direktur Jenderal Bidang Paspor Kementerian Imigrasi Saudi Sulaiman bin Abdul Aziz di Jeddah, Arab Saudi, pada Januari 2024. 

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi dan Informasi Haji Terpadu (SISKOHAT), jumlah jamaah yang tergabung dalam Embarkasi Surabaya (SUB) dan Solo (SOC) masing-masing melayani 39.226 serta 35.886 orang.

Artinya jika usulan ini disetujui otoritas Arab Saudi, ada 75.112 jamaah yang akan mendapat layanan fast track. Jika dijumlah dengan 53.353 orang yang mendapat layanan fast track di Bandara Soekarno Hatta, maka akumulasinya mencapai 128.465 atau lebih dari 50 persen total kuota jamaah haji Indonesia.

Hilman menjelaskan, layanan fast track ini penting karena memudahkan jamaah haji dalam proses pengecekan dokumen keimigrasian, seperti visa dan paspor. Sebab, prosesnya sudah dilaksanakan di bandara asal.

"Dengan fast track atau Macca Road, jamaah akan mendapatkan layanan keimigrasian Saudi yang dilaksanakan di Tanah Air. Sehingga begitu jamaah datang di Tanah Suci, sudah tidak lagi diperiksa apa-apa, tinggal naik bus dan langsung ke hotel," ucapnya.

Tahapan imigrasi yang sudah dilakukan di Indonesia membuat jamaah tidak perlu antre lagi di imigrasi bandara tujuan. Fast track hanya membutuhkan waktu sekira 30 menit sampai 1 jam, dibandingkan layanan biasa yang membutuhkan waktu sekira 1 sampai 3 jam.

Dia pun berharap proses penerapan fast track di Surabaya dan Solo bisa mendapat persetujuan pihak Arab Saudi dan nantinya berjalan baik.

"Alhamdulillah kita mendapat perhatian dari pimpinan kita, dan saya ucapkan terima kasih, dan tentunya terima kasih juga kepada pimpinan di Saudi Arabia yang memiliki perhatian yang sama," pungkasnya. 

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement