“Karena nanti Wukuf Arafah itu berat, tantangan pertama adalah cuacanya panas, kemudian ketersediaan tenda juga tidak terlalu besar, waktu istirahat kurang, sehingga menimbulkan kelelahan,”tandasnya.
Sekadar diketahui, Syib Amir menjadi salah satu terminal yang sangat padat saat musim haji. Ada tiga terminal yang beroperasi membawa jemaah haji dari hotel ke Masjidil Haram atau sebaliknya, yaitu Bab Ali, Jiad, dan Syib Amir. Syib Amir inilah terminal terbesar yang menyediakan transportasi bagi jemaah haji Indonesia.
Pada tahun 2024, Kemenag memfasilitasi jemaah haji dengan 450 bus selawat, 76 halte, dan 22 rute. Bus ini akan beroperasi selama 24 jam dan memiliki lima wilayah pemondokan jemaah haji Indonesia, yaitu di Syisyah, Raudhah, Jarwal, Misfalah, dan Rei Bakhsy.
(Fahmi Firdaus )