Indikator kabar gembira dari malaikat bukan jumlah itikaf atau sedekah terbanyak, melainkan istiqamah itu sendiri.
Rasulullah SAW bersabda: "Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang kontinu walau sedikit" (HR. Muslim). Istiqamah bukan harus hatam Al-Qur'an harian, tapi amal kecil yang berkesinambungan, seperti tetangga yang sering beri makanan lebih disukai daripada sahabat jarang silaturahim.
Amalan untuk membentuk istiqamah pasca Ramadhan, di antaranya:
Jangan putus dengan Al-Qur'an; dengar minimal satu ayat setiap hari.
Jaga sholat wajib, walau telat asal dilaksanakan.
Lanjutkan puasa sunnah Syawal.
Cari lingkungan baik, sesuai hadits: "Al-mar'u 'ala din khalihihi, falyan zhurr man yukhalilu" (Seseorang tergantung agama sahabatnya, perhatikan siapa yang dijadikan sahabat dekat) (HR. Abu Dawud & Tirmidzi).
Di penghujung Ramadhan ini, semoga Allah anugerahkan istiqomahan beribadah terus-menerus. Barakallahu fiikum.