Luncurkan Terjemahan Alquran Edisi Penyempurnaan, Menag: Ini Mengikuti Konteks Zaman

Abu Sahma Pane, Jurnalis
Senin 14 Oktober 2019 15:25 WIB
Kemenang meluncurkan Terjemahan Alquran Edisi Penyempurnaan. Foto: Kemenang
Share :

JAKARTA – Setelah melalui proses yang panjang, Terjemahan Alquran Edisi Penyempurnaan resmi dilaluncurkan pada hari ini, Senin (14/10/2019). Peluncuran tersebut berbarengan dengan dirilisnya Mushaf Alquran Standar Indonesia Rasm Usmani, jabatan fungsional pentashih mushaf Alquran dan pangkalan data Mushaf Alquran Nusantara.

Menteri Agama Lukman Hakim mengatakan, Terjemahan Alquran edisi penyempurnaan merupakan upaya pihaknya untuk membuat terjemahan Alquran mengikuti konteks zaman.

"Terimakasih dan apresiasi tiada terhingga kepada tim yang tergabung dalam revisi penterjemahan Alquran. Prosesnya berjalan lebih dari tiga setengah tahun. Alhamdulillah pekerjaan itu hari ini sudah bisa dituntaskan. Ini bagian kinerja Kementerian Agama agar terjemah mengikuti konteks zamannya," ujarnya saat memimpin peluncuran di Gedung Bayt Alquran, TMII, Jakarta.

Edisi Penyempurnaan Terjemah Alquran terbitan Kementerian Agama ini diinisiasi oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran Balitbang-Diklat Kemenag. Proses ini merupakan kali ketiga.

Penerjemahan Alquran kali pertama oleh Kementerian Agama dilakukan pada 1945. Saat itu yang menjadi Menteri Agama adalah Prof KH Saifuddin Zuhri. Agar terjemahan Alquran senantiasa relevan dengan perkembangan zaman, pada 989-2002 dilakukan penyempurnaan lagi, dan kali ini dilakukan revisi yang ketiga.

"Yang dilakukan ini adalah edisi penyempurnaan, maksudnya proses yang tidak berkesudahan. Kita menggunakan kata penyempurnaan, karena terjemahan tidak akan sempurna dan terus mengalami perubahan, sesuai lingkungan strategis yang selalu berubah," ucap Lukman.

"Pastilah terjemahan Alquran itu dinamis, bahasa berubah, cara pandang juga berubah sesuai situasi kondisi yang kita alami," tambahnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya