Manusia Dilarang Buang Air Sembarangan, Ayat Alquran Ungkap Alasannya

Novie Fauziah, Jurnalis
Kamis 03 November 2022 05:03 WIB
Ilustrasi dilarang buang air sembarangan. (Foto: Freepik)
Share :

Jika dilihat dengan mata jernih, faedah-faedah akan diraih dengan mengikuti ajaran-ajaran Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam tersebut. Ilmu pengetahuan modern menyimpulkan adanya hubungan antara ketidakbersihan dan pencemaran dengan timbulnya penyakit, baik oleh bakteri atau virus.

Ada beberapa penyakit yang bisa menular melalui makanan atau air yang tercemar kotoran (melalui lubang anus atau mulut). Misalnya, demam tipus atau tifoid, kolera, disentri amuba, infeksi liver dan flu usus yang gejalanya berupa menceret serta muntah berat.

Demam tifus adalah penyakit umum yang timbul akibat bakteri Salmonella dan hanya menyerang manusia saja. Secara klinis, gejalanya berupa tubuh lemas, demam dan gangguan pada perut, pembengkakan pada limpa, serta kekurangan sel darah putih. Bakteri Salmonella akan masuk ke dalam tubuh melalui mulut.

Salmonella tifus ini bisa keluar bersama tinja, sebagaimana juga melalui urine. Walau pasien demam tipus telah sembuh, ia tetap membawa bakteri Salmonella. Bakteri ini mengendap di dua tempat: kantong empedu dan ginjal.

Pertama dari kantung empedu, bakteri ini bergerak menuju usus lalu keluar bersama feses. Kedua dari ginjal, bakteri ini akan keluar melalui urine. Dengan demikian, sungguh benar sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam yang melarang buang air besar di jalanan dan buang air kecil di air tergenang.

Sebab, tinja dan urine penderita demam tifus dapat mencemari tanah, debu, dan air dengan bakteri Salmonella. Apalagi bakteri ini dapat bertahan hidup di tanah bersama fase‘ selama enam minggu, sedang di air minimal selama empat minggu.

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam juga memerintahkan mencuci tangan dan tidak menggunakan tangan kanan untuk membersihkan diri sehabis buang air. Secara ilmiah, telah terbukti bahwa sebagian besar kasus keracunan makanan, tifus, dan disentri usus disebabkan oleh orang-orang yang membawa mikroba penyakit, tidak menjaga kesehatannya dan tidak mengikuti sunnah serta petunjuk Rasulullah.

Wallahu a'lam bisshawab

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya