BERIKUT 5 perbedaan haji dan umrah yang perlu diketahui umat Islam. Haji dan umrah pada intinya adalah ibadah yang langsung dilakukan di Tanah Suci Makkah. Namun, ada perbedaannya.
Dai muda sekaligus Dewan Pembina Konsultasi Syariah Ustadz Ammi Nur Baits ST BA mengatakan, jika dilihat dari sisi keutamaannya, maka haji lebih utama dibandingkan umrah.
Hal itu sebagaimana dijelaskan dalam riwayat dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Umrah ke umrah berikutnya adalah kaffarah dosa antara keduanya. Dan tidak ada balasan untuk haji mabrur selain surga." (HR Bukhari nomor 1773 dan Muslim: 1349)
Lantas, apa perbedaan pelaksanaan haji dan umrah? Berikut penjelasan lengkapnya, seperti terdapat dalam buku Bimbingan Manasik Haji Kementerian Agama:
1. Berdasarkan maknanya
Haji asal maknanya adalah "Menyengaja sesuatu". Haji yang dimaksud menurut syara' ialah "Sengaja mengunjungi Kakbah untuk melakukan beberapa amal ibadah dengan syarat-syarat yang tertentu".
Haji dalam pengertian istilah para ulama adalah menuju Kakbah untuk melakukan perbuatan-perbuatan tertentu atau mengunjungi suatu tempat tertentu dengan melakukan suatu pekerjaan tertentu.
Sementara umrah berasal dari I'timar yang berarti "Ziarah". Maksudnya menziarahi Kakbah dan bertawaf di sekelilingnya, kemudian bersai antara Bukit Shafa dan Marwa, mencukur rambut (tahalul), dan tanpa wukuf di Arafah.