5 Perbedaan Haji dan Umrah yang Perlu Diketahui Umat Islam

Hantoro, Jurnalis
Selasa 30 Mei 2023 15:30 WIB
Ilustrasi perbedaan haji dan umrah yang perlu diketahui umat Islam. (Foto: Reuters)
Share :

3. Berdasarkan rukunnya

Perbedaan haji dan umrah selanjutnya bisa dilihat berdasarkan rukunnya. Rukun menjadi penentu keabsahan ibadah yang dilakukan.

Hal itu juga berlaku untuk haji dan umrah. Rukun haji dan umrah bersifat batal bila tidak dilakukan dan tidak bisa diganti dengan denda.

Seperti diketahui, terdapat lima rukun dalam haji yaitu niat ihram, wuquf di Padang Arafah, tawaf, sai, dan memotong rambut. Kelima rukun ini harus dilakukan seluruhnya guna memenuhi keabsahan ibadah haji yang dilakukan.

Jika tidak bisa melaksanakan seluruh rukun haji tersebut dikarenakan satu dan lain hal, makan nilai ibadah hajinya akan berkurang.

Syekh Abdullah Abdurrahman Bafadhal al-Hadlrami berkata:

"Rukun-rukun haji ada lima yaitu niat ihram, wuquf di Arafah, tawaf, sai, dan memotong rambut. Dan rukun-rukun umrah ada empat yaitu ihram, tawaf, sai, dan memotong rambut." (Syekh Abdullah Abdurrahman Bafadhol al-Hadlrami, Busyra al-Karim Bi Syarhi Masa-il at-Ta'lim Ala al-Muqaddimah al-Hadlrasmiyah, Dar al-Fikr, juz 2, halaman 55)

Sementara rukun umrah yaitu niat ihram, tawaf, sai, dan memotong rambut. Hal yang menjadi pembeda antara haji dan umrah hanyalah wuquf di Padang Arafah yang hanya dilaksanakan oleh jamaah haji. Jamaah umrah tidak melakukan wuquf di Padang Arafah.

Wukuf di Padang Arafah bagi ibadah haji menjadi hal yang wajib dan pelaksanaannya hampir bertepatan dengan jatuhnya hari raya Idul Adha. Pada hari tersebut umat Islam yang sedang tidak melaksanakan ibadah haji disunnahkan berpuasa. 

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya