Ingat! Jamaah Dilarang Merokok dan Bentangkan Spanduk di Nabawi dan Hotel, Bisa Dipenjara

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Kamis 16 Mei 2024 10:43 WIB
Jamaah Haji Indonesia/Foto: MCH 2024
Share :

MADINAH - Seluruh Jamaah Calon Haji Indonesia diminta untuk tidak sembarangan merokok saat berada di Madinah, seperti sekitar Masjid Nabawi, termasuk seputaran hotel tempat pemondokan.

Kepala Seksi Perlindungan Jemaah (Kasi Linjam) Daerah Kerja Madinah, Ahmad Hanafi, mengatakan, Pemerintah Arab Saudi mempunyai aturan tegas terkait aktivitas merokok bagi jamaah. Pasalnya, dengan sanksi yang diterapkan maka jamaah bisa ditangkap dan dipenjara.

Ahmad Hanafi mengatakan, hasil koordinasi pihaknya terungkap kalau aparat kepolisian Saudi Arabia di Madinah memiliki aturan sangat ketat mengenai larangan merokok sehingga patut diperhatikan para jamaah haji selama di Tanah Suci.

“Banyak jamaah haji Indonesia merupakan perokok berat dan kerap kedapatan merokok di pelataran hotel pemondokan,” ujarnya kepada Media Center Haji (MCH) 2024, Kamis (16/5/2024).

Dikatakannya, Arab Saudi berbeda dengan di Tanah Air di mana merokok masih sangat bebas. Arab Saudi menerapkan aturan ketat soal merokok ini.

Salah satunya adalah di sekitaran Masjid Nabawi, termasuk pelataran hotel karena masih berada dekat dengan masjid tersebut.

Peringatan tersebut juga disampaikan kepada petugas haji Indonesia untuk tidak merokok di sekitar Masjid Nabawi.

Karena jika ketahuan oleh polisi Arab Saudi atau askar, mereka yang merokok akan langsung ditangkap dan dipenjarakan.

"Kami telah bertemu dengan otoritas keamanan Arab Saudi dan mereka telah mengingatkan untuk tidak merokok di sekitar Masjid Nabawi," ucapnya.

Selain itu kata dia, tindakan lain yang dilarang adalah membentangkan spanduk karena otoritas keamanan Arab Saudi sangat melarang keras hal ini.

"Saya ingatkan kembali jamaah dan petugas haji untuk tidak melakukan hal ini, misalnya membentangkan spanduk apakah parpol atau organisasi maupun embel-embel lain," ungkapnya.

Selain larangan tersebut, dia meminta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk menjaga integritas mereka dan melayani jamaah dengan baik. Jangan sampai dalam menjalan tugasnya seorang petugas haji melangkahi koridor hukum.

"Sebagai petugas haji dalam melaksanakan tugas harus memiliki komitmen dan integritas. Kalau komitmen dan integritas ini dilaksanakan, insya Allah akan sukses dan jamaah akan terlayani dengan baik," pesannya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya