Galau sudah bukan istilah yang asing lagi di telinga orang Indonesia. Pasalnya, jika sedang merasa sedih atau pun bingung, biasanya orang pasti mengatakan bahwa itu adalah suatu kegalauan. Dari anak kecil hingga orang tua pun pasti pernah merasakan hal ini, walaupun terkadang sulit untuk menjelaskan perasaan tersebut.
Dewasa ini, istilah galau menjadi lebih sering lagi digunakan. Terkadang, orang yang sedang mengalami masa-masa galau akan merasa bahwa hidupnya sangat menyedihkan dan akhirnya jadi lupa untuk bersyukur. Tapi tahukah kamu bahwa dengan berdoa bisa mengurangi kegalauan yang kamu rasakan?
Berikut adalah doa anti galau yang Okezone rangkum setelah melakukan wawancara via telepon dengan Kyai Ahmad Ikrom, SHI, Selasa 16 April 2019.
اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
“Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa”
Artinya: “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.”
Adapula doa lain yang bisa bantu mengatasi kegalauan:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
“Allahumma inni a’udzu bika minal Hammi wal hazan, wa a’udzu bika minal ‘ajzi wal kasal, wa a’udzu bika minal jubni wal bukhl, wa a’udzu bika min ghalabatid dain wa qahrir rijal.”
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan utang dan kesewenang-wenangan manusia.”
Selain dengan berdoa, Kyai Ahmad Ikrom juga memberi tahu cara terbaik yang bisa membantu mengatasi rasa galau. Beliau mengatakan untuk melakukan konsultasi tentang persoalan yang dihadapi dengan Kyai, karena mereka adalah psikolog qurani.
“Jangan lakukan konsultasi pada orang yang tidak bisa menyimpan rahasia, dan jangan pernah memendam persoalan sendirian, karena hidup itu ramai-ramai. Ada teman, saudara, orang tua, dan lainnya. Tapi jangan juga curhat pada orang ember yang tidak bisa jaga rahasia”, ujar Kyai Ahmad Ikrom.
Ada satu lagi cara yang bisa bantu atasi galau, yaitu dengan membiasakan diri membaca sholawat. “Biar hidup selalu happy, biasakan baca sholawat setiap hari minimal 100 kali”, tutupnya.
(Gabriel Abdi Susanto)