nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips Stok Sayur & Buah Agar Tetap Segar di Kulkas Selama Puasa

Amanda Rahmadianti Syafira, Jurnalis · Minggu 05 Mei 2019 13:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 05 616 2051642 tips-stok-sayur-buah-agar-tetap-segar-di-kulkas-selama-puasa-mKoqkMq5f0.jpg Simpanan Sayur dan Buah di Kulkas (Foto: Ist)

Bulan puasa segera tiba. Para moms biasanya stok makanan seperti sayur dan buah-buahan selama bulan ramadan untuk sahur dan berbuka puasa.Tentunya makanan buka puasa dan sahur haruslah yang fresh atau segar. Tentunya moms harus ekstra hati-hati stok persediaan makanan selama di kulkas.

Alih-alih ingin stok persediaan makanan, namun hasilnya, sayur dan buah-buahan malah busuk dan layu. Nah gampang-gampang susah kan moms simpan sayuran dan buah di boks kulkas?

Baca juga :

Nah, boks untuk menyimpan sayur dan buah di kulkas biasanya terletak di bagian paling bawah. Di area itu, suhu dan kelembapan acapkali tidak merata. Hal lain yang perlu diperhatikan, karakter sayur dan buah yang hendak disimpan beda-beda.

"Stroberi misalnya, buah yang susah disimpan karena teksturnya lembek dan cenderung berair. Jamur pun sama. Jika disimpan di kulkas dengan kelembapan yang tidak merata, ia jadi kisut lalu warnanya berubah kecokelatan. Seledri dan wortel pun demikian. Kelembapan kulkas yang tidak terjaga membuatnya susah dipatahkan, kulitnya keriput, tidak segar setelah penyimpanan selama beberapa hari," terang Head of Product Manager Electrolux, Hendra Pawitra,

Kotak penyimpanan buah dan sayur ini, kata Hendra, sebaiknya berada pada suhu 3 sampai 7 derajat Celsius. Hendra menyampaikan hal ini dalam sesi gelar wicara "Electrolux 100 Years of Better Living" di Jakarta Selatan, belum lama ini. Dalam kesempatan itu, Electrolux mengadakan #7DaysFreshnessChallenge yakni tantangan menyimpan sayur dan buah di kulkas selama 7 hari. Minggu (21/4/2019), sayur dan buah dimasukkan ke kulkas lalu disegel.

Minggu berikutnya (28/4/2019) kulkas Electrolux dibuka. Hasilnya, sayur dan buah tetap segar. "Yang unik, dalam kotak penyimpanan itu ada teknologi fresh sealed berupa karet warna biru yang membuat boks kedap. Ini mempertahankan kelembapan suhu udara di kotak penyimpanan sekaligus menjaga kadar air dalam sayur maupun buah Anda. Ini memungkinan terjadinya pendinginan secara merata," ujar Hendra seraya menambahkan, mendekati Lebaran, omzet penjualan kulkas biasanya naik 30 persen.

Sedangkan di tempat yang sama, Dokter cantik Sonia Wibisono mengakui sempat kesal jika bahan-bahan makanan yang di stok di kulkas cepat layu dan busuk. Alhasil, ia membuang bahan makanan tersebut.

“Suka kesel kalau buah-buahan dan sayur mudah busuk kalau sudah 3 hari cepat busuk. Jadi enggak bisa kemakan plus buang-buang duit. Apalagi ya kalau stoberi dan jamur yang enggak bisa lama-lama di kulkas,” bebernya.

Menurut dr.Sonia Wibisono, bahan pangan segar seperti buah dan sayur akan mengalami degenerasi atau rusaknya sel-sel ketika mengalami pembusukan. 

“Di dalam sel-sel buah dan sayur terdapat cairan, vitamin, dan nutrisi lain. Kalau mulai busuk, perlahan-lahan selnya rusak sehingga kita tidak bisa menikmati nutrisi dan kelezatannya,” kata Sonia.

Secara umum memang ada buah dan sayuran yang lebih cepat layu dan busuk. Misalnya saja wortel, daun seledri, jamur, hingga buah stroberi. “Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk membuat kesegarannya lebih lama, misalnya dengan memasukkan di wadah kedap udara saat disimpan dalam kulkas,” kata Chef Edrian Tjia dalam acara yang sama.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini