nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Turis Negara Muslim Suka Main ke Israel, Salah Satunya Indonesia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 24 Juni 2019 15:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 24 615 2070218 turis-negara-muslim-suka-main-ke-israel-salah-satunya-indonesia-zxNsmQWVxe.jpg Masjid Al Aqsa yang berada di Jerusalem Timur wilayah Palestina sering jadi objek wisata Muslim yang jalan-jalan ke Israel (Foto: Google)

Berkembang mitos di masyarakat kalau umat Muslim banyak yang membenci Israel. Namun, pernyataan tersebut tidak sejalan dengan fakta wisatawan Muslim yang banyak berkunjung ke negara yang dipimpin oleh Benjamin Netanyahu tersebut.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Population and Immigration Authority Jerussalem, ada sekitar 55 ribu wisatawan dari negara Muslim yang berkunjung ke Israel pada 2018. Termasuk di dalamnya negara-negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

 Al Aqsa

(Foto: Google)

Lebih jelasnya, menurut angka yang diberikan oleh Otoritas Penduduk dan Imigrasi, ada 72.109 warga Mesir dan Yordania (satu-satunya negara Arab yang memiliki hubungan diplomatik penuh Israel), Tunisia, Aljazair, Maroko, Qatar, Malaysia, Indonesia, Uni Emirat Arab, Oman, Kuwait, dan Arab Saudi mengunjungi Israel pada 2018. Angka-angka ini menandai peningkatan wisatawan sebanyak 15 persen dari tahun sebelumnya.

Pada tahun 2018, sebanyak 12.363 warga Yordania dan 4.947 warga Mesir datang ke Israel, bersama dengan 54.799 warga negara yang tersisa yang tidak memiliki hubungan formal dengan Israel.

Selanjutnya, sebanyak 37.555 orang Indonesia mengunjungi Israel tahun lalu, Ini mengalami kenaikan lima persen dari 2017.

Pada Oktober, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan, negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia itu sangat penting bagi Israel. Negara yang ia maksud adalah Indonesia.

Dua bulan kemudian, Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan, mereka bersimpati kepada para korban tsunami yang menghancurkan dan ratusan orang di Indonesia.

Mungkin mengejutkan, kontingen terbesar kedua dari negara-negara yang tidak memiliki hubungan dengan Israel datang dari Malaysia, negara mayoritas Muslim non-Arab yang menjadi berita utama awal tahun ini karena melarang warga Israel ikut turnamen renang paralimpiade.

Hampir 14.000 warga negara Malaysia datang ke Israel pada 2018, Meningkat 4.000 lebih dari tahun sebelumnya.

 

Di sisi lain, tidak bisa dipungkiri kalau ternyata warga negara-negara Arab kurang minat berwisata ke Israel. Data menjelaskan, hanya 2.108 orang Maroko, 949 Tunisia, 81 Qatar, 56 Oman, 36 Aljazair, 34 Kuwait, 25 Emirat, dan enam orang berasal dari Saudi yang berkunjung ke negara Yahudi itu tahun lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini