Share

Rahasia Para Ulama Mendidik Anak Saleh dan Salehah

Muhammad Nazri, Jurnalis · Jum'at 02 Agustus 2019 01:37 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 02 616 2086676 rahasia-para-ulama-mendidik-anak-saleh-dan-salehah-SsUB0dpd4o.JPG Ilustrasi Anak Saleh (Foto: Shutterstock)

SETIAP orang tua memiliki cara masing-masing dalam mendidik buah hatinya agar menjadi anak saleh dan salehah. Sebagai orangtua, mereka pasti juga berusaha memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, karena hal tersebut akan sangat berpengaruh bagi sang anak saat besar nanti.

Dalam Islam, anak memiliki kedudukan yang tidak kalah penting seperti orangtua. Anak disebut sebagai amanah bagi orangtuanya. Dalam Al-Qur’an pun disebutkan bahwa anak sebagai tabungan amal bagi orang tuanya saat di akhirat. Apabila orangtua mengajarkan kebaikan kepada anaknya, maka amal yang mereka lakukan akan mengalir kepada orang tuanya. Tentu semua berharap anaknya menjadi anak saleh dan salehah.

Ulama dan anak saleh

Selain itu, anak juga disebut sebagai penghibur dan perhiasan dunia bagi orang tuanya. Seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an pada surah Al Kahfi ayat 46, Allah SWT berfirman,

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا

Artinya: “Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.”

Melansir dari postingan akun instagram @ala_nu, para ulama memiliki rahasia dalam mendidik anak-anaknya agar menjadi anak saleh, yang bisa menjadi rujukan untuk orang tua sekarang. Yang pertama adalah memerintahkan kepada istri-istri mereka untuk membaca Ayat Kursi, surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas ketika menyusui anak-anaknya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kedua, mengajari anak-anak mereka ketika baru bisa bicara dengan kalimat "Rodhitu billahi Robba Wa bil Islami diina Wa bimuhammadin sholla Allahu ‘alayhi wa sallam Nabiyyan wa Rosuula.”

Artinya: "Aku ridha Allah sebagai Tuhanku, Islam agamaku dan Nabi Muhammad adalah Nabi dan Rasulku."

Selanjutnya, membiasakan anak untuk bangun di waktu sepertiga malam atau sebelum tiba waktu subuh. Hal ini, membuat anak bisa melakukan salat tahajud yang mana merupakan waktu yang sangat mustajab untuk berdoa.

Sebelum memasuki bulan-bulan berkah seperti Ramadan, mereka mengajak anak-anaknya untuk melakukan amalan-amalan yang dikerjakan pada bulan tersebut. Tak lupa juga membiasakan anaknya membaca Al-Quran, zikir, dan sedekah pada bulan berkah tersebut.

Kemudian, mereka mengajari anak-anaknya niat-niat yang baik sebagaimana mengajari membaca surah Al-Fatihah.

Dan yang terakhir adalah mereka para ulama mengadakan majelis ilmu di rumahnya. Semua keluarga berkumpul di majelis ilmu tersebut. Dalam majelis tersebut, kegiatan yang biasa dilakukan adalah membaca Al-Quran dan kitab hadits serta fiqih. Kemudian menutup majelis dengan doa dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini