nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BJ Habibie Meninggal Itu Bohong! Ini Hukumnya bagi Penyebar Hoax

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 10 September 2019 13:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 10 330 2102921 bj-habibie-meninggal-itu-bohong-ini-hukumnya-bagi-penyebar-hoax-ROFxhJEVNb.jpg Foto saat Sri Mulyani menjenguk BJ Habibie pada masa lampau. Foto: Facebook Sri Mulyani

KABAR mengenai Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie BJ Habibie meninggal dunia, beredar di media sosial (medsos) Whatsapp, Rabu (4/4/2018) pagi. Ternyata ternyata berita tersebut adalah bohong atau hoax, sebagaimana dibantah oleh akun Twitter @habibiecenter.

"JANGAN percaya HOAX! Dan jangan ikut menyebarkan berita tanpa verifikasi. Berita yang mulai tersebar (lagi) yang mengabarkan Pak BJ Habibie meninggal TIDAK BENAR! Cerdaslah dalam membaca dan membagi berita," tulis akun @habibiecenter.

Lalu apa hukumnya bagi orang yang menyebarkan berita hoax? Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin mengatakan menyebar berita hoax sama dengan memfitnah. Oleh karena itu ia meminta semua pihak tidak tergesar-gesa menyebarkan berita yang belum terverifikasi, sebab itu bisa berujung fitnah.

"Janganlah kita tergesa-gesa menyebarkan berita (BJ Habibie meninggal red) tersebut, karena sikap seperti ini hanyalah berasal dari setan," ujar Ustadz Ainul Yaqin saat dihubungi Okezone, Selasa, (10/9/2019).

Lebih dalam mengkaji seputar kebohongan, Ustadz Ainul Yaqin menyampaikan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

كَفَى بِالْمَرْءِ كَذِبًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ

“Cukuplah seseorang dikatakan sebagai pendusta apabila dia mengatakan semua yang didengar.” (HR. Muslim no.7)

التَّأَنِّي مِنَ اللهِ , وَالْعَجَلَةُ مِنَ الشَّيْطَانِ

"Ketenangan datangnya dari Allah, sedangkan tergesa-gesa datangnya dari setan.” (HR. Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra 10/104 dan Abu Ya’la dalam Musnad-nya 3/1054).

Selanjutnya Ustadz Ainul Yaqin menyampaikan orang yang menyebar hoax bisa kena ajab, sebagaimana yang tertuang dalam QS. Al-Nur (24) ayat 19/19:24:

إِنَّ الَّذِينَ يُحِبُّونَ أَنْ تَشِيعَ الْفَاحِشَةُ فِي الَّذِينَ آمَنُوا لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ [النور

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui.”

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini