Viral Video Perempuan Berhijab Beri Makan Anjing-Anjing Liar

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 21 Oktober 2019 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 21 614 2119617 viral-video-perempuan-berhijab-beri-makan-anjing-anjing-liar-qFNAweUe2v.jpeg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

SEBAGIAN umat Islam cenderung berhati-hati terhadap anjing peliharaan maupun anjing liar karena air liur hewan yang satu ini tergolong najis. Namun bukan berarti muslim membenci atau tidak mengasihinya.

Buktinya baru-baru ini viral video yang memperlihatkan seorang perempuan berhijab asal Malaysia memberi makan sejumlah anjing liar. Video itu kemudian menarik perhatian komedian Harith Iskander, dan mengunggahnya juga ke akun Twitternya.

"Ketika sebagian orang protes karena dianggap kehilangan martabat, namun ada wanita yang menjalani hidupnya dengan kebaikan dan kasih sayang," tulisnya sambil menyertakan rekaman tersebut.

Lebih lanjut tampak dalam video itu perempuan yang mengenakan baju merah dan berhijab abu-abu sedang memberikan makanan dari kantong plastik miliknya.

Sementara sang perekam, Clement Wong takjub melihat tindakannya wanita itu memberi makan anjir liar. "Apa kakak tidak takut anjing ? Ini yang pertama kali saya lihat," ujarnya sambil merekam.

Meskipun sebagian besar percakapan tidak dapat didengar, tindakan perempuan inilah yang paling penting. Video ini telah ditonton lebih dari 165.000 kali dan telah di-retweet lebih dari 6.900 kali.

Seorang netizen, yakni akun @sinar-may mendoakan kebaikan perempuan pemberi makan anjing itu. "Semoga Allah memberikan rezeki kepada kakak ini dan semoga perbuatan kakak ini bisa menjadi contoh bagi kita semua," tulisnya.

Sementara dalam artikel Okezone sebelumnya, Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang juga pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta, Ustadz Agustin Amirudin mengatakan anjing menjadi najis karena air liurnya. Oleh karena itu muslim yang memelihara hewan ini harus tetap hati-hati, menjaga diri dari najis tersebut.

Ia menambahkan, apabila seorang muslim meyakini secara pasti sudah terkena najis dari air liur anjing, baik di badan maupun tempat atau wadah tertentu, maka wajib hukumnya untuk segera disucikan. "Yaitu dengan tujuh kali basuhan. Satu di antaranya dengan tanah," ujarnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini