Benarkah hewan bicara? Tengok saja Film Dokter Dolittle, di mana karakter yang diperankan Eddie Murphy mampu bicara dengan hewan. Sungguh kisah tersebut bukan fiksi semata.
Dalam kehidupan nyata disebutkan dalam Alquran, ada manusia yang dikaruniai kemampuan berbicara dengan binatang, siapa lagi kalau bukan Nabi Sulaiman. Ya, dalam kisahnya banyak diceritakan tentang hewan bicara.
Dikutip dari “Buku pintar sains dalam Al-Quran," Allah berfirman, “Dan untuk Sulaiman, dikumpulkan bala tentaranya dari jin, manusia, dan burung. Lalu, mereka berbaris dengan tertib. Hingga mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, ‘wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.” (An-Naml: 17-18).
“Maka, tidak lama kemudian datanglah Hud-hud, lalu ia berkata, aku telah mengetahui sesuatu yang belum engkau ketahui. Aku datang kepadamu dari negeri Saba membawa suatu berita yang menyakinkan. Sungguh, aku dapati ada seorang perempuan yang memerintah mereka dan dia dianugrahi segala sesuatu dan memiliki singgasana yang besar.” (An-Naml: 22-23)”
“Wahai manusia! Kami telah diajari bahasa burung.” (An-Naml: 16)
Jika kita telaah, ayat-ayat di atas menunjukkan bahwa sesungguhnya hewan memiliki bahasanya sendiri untuk dapat saling berkomunikasi satu dan lainnya.
Jadi, setiap spesies hewan berkomunikasi satu sama lainnya dengan bahasanya masing-masing. Tak menutup kemungkinan manusia yang dikaruniai kelebihan memahami bahasa binatang, dapat bicara dengan hewan.
Berikut adalah hewan-hewan yang dapat berkomunikasi dengan bahasanya sendiri :
1. Semut
Mereka berkomunikasi satu sama lain dengan cara menari, dan berputar-putar. Misalnya, mereka berkomunikasi untuk menunjukkan lokasi bunga-bunga yang ada di tempat tertentu, dengan jarak tertentu secara pasti kepada sekelompok semut yang lain.
Selain itu, jika seekor semut menemukan lokasi makanan, ia akan kembali kesarangnya. Tak lama kemudian, anda akan melihat sekelompok semut berbondong-bondong menuju lokasi tersebut. Hal itu menunjukkan bahwa mereka memiliki bahasa sebagai alat komunikasi di antara mereka.
2. Ayam
Jika ayam hutan bertelur, ia akan tertinggal beberapa saat dari rombonganya. Ketika telah selesai bertelur, ia akan berkokok dengan keras sehingga bisa terdengar oleh rombongannya. Ayam jantan yang ada di dalam rombongan segera berkokok dengan suara kencang untuk menunjukkan posisi mereka kepada ayam betina yang bertelur itu.
3. Burung pencari madu
Ia akan berkicau kencang dengan kicauan khusus, bilamana ia menemukan madunya. Dengan kicauan itu, burung-burung sejenis yang ada di sekitar tempat tersebut bisa menemukan dirinya untuk menyantap madu bersama-sama.
Tahukah Anda bahwa para pakar telah menghabiskan waktu betahun-tahun untuk mendengarkan suara-suara hewan? Ya terdengar cukup aneh memang. Namun dari situlah seorang ilmuwan berhasil merekam 15 kata dari kucing, dan ada juga ilmuwan yang merekam 6 kata dari kuda, bahkan ada yang sampai berhasil merekam 7 kata dari ayam jago loh!
Nah, setelah banyak penjelasan di atas beserta contoh-contohnya secara lengkap, sekarang anda percaya atau tidak bahwa hewan punya bahasa? Ya, percaya atau tidak kembali ke diri kita masing-masing ya !
(Muhammad Saifullah )