Menurut Fenny, untuk semakin memaksimalkan kampanye ramah lingkungan, pihaknya telah menghilangkan kantung plastik sebagai pembungkus koleksi di butik. Kantung tersebut diganti dengan tas bahan yang ramah lingkungan.
Tidak hanya itu, proses produksi juga dilakukan dengan cara ramah lingkungan. Hal itu bisa dilihat dari tidak adanya lagi penggunaan kertas, mulai dari proses pembuatan desain hingga komunikasi produk.
(Dyah Ratna Meta Novia)