4 Cara Mengatasi Kesepian saat Menjadi Mualaf

Ibrahim Al Kholil, Jurnalis · Senin 30 Desember 2019 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 30 614 2147442 4-cara-mengatasi-kesepian-saat-menjadi-mualaf-V61QtoerGc.jpg Saat kesepian merayap di dalam hati (Foto: Pixabay)

Saat Anda akhirnya mengucapkan syahadat dan memutuskan menjadi mualaf, maka pada hari itu secara sah Anda menjadi seorang muslim, seorang yang baru.

Saat menjadi mualaf, maka kehidupan seseorang berubah 180 derajat. Ada kemungkinan pertemanan dan persaudaraan lama berakhir. Inilah yang kadang menimbulkan perasaan kesepian karena kehilangan support system yang ada selama ini.

Namun jangan khawatir perasaan kesepian itu lambat laun akan menghilang seiring munculnya pertemanan dan persaudaraan baru dengan sesama muslim. Bahkan mungkin teman-teman lama dan saudara Anda akan datang kembali setelah memahami pilihan Anda dan menerima Anda apa adanya dengan penuh cinta kasih.

 berdoa

Seperti dilansir dari About Islam, berikut ini empat cara melawan kesepian:

 

1. Mendekatkan diri kepada Allah

Anda tidak pernah benar-benar sendiri. Anda mungkin merasa sendirian tapi sejujurnya, Anda tidak pernah sendirian. Seperti firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Alquran:

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. (QS Qaf :16 )

Berdasarkan ayat diatas, Anda dapat mengetahui bahwa Allah selalu ada di dekat Anda sepanjang waktu dan di saat Anda merasa kesepian, ingatlah Allah yang tak pernah meninggalkan Anda. Dia yang mencintai Anda lebih dari yang pernah ada. Bukalah hati Anda kepada Allah dan mintalah agar hidupmu diberikan teman-teman yang baik dan pasangan yang baik pula. Jangan pernah lupa bahwa Allah tahu apa yang paling Anda butuhkan, tanyakan kepada-Nya dan berdoalah untuk menerimanya!

2. Menemukan diri sendiri

Saat menjadi mualaf merupakan momen terbaik dan ideal untuk menemukan kembali diri Anda yang sejati. Carilah apa yang membuat Anda tergerak dan hal-hal apa yang menarik perhatian Anda. Dibanding Anda membuang-buang waktu memikirkan apa yang seharusnya untuk hidup Anda. Alangkah lebih baik jika Anda berkonsentrasi pada karunia dan talenta yang telah Allah anugerahkan kepada Anda, sekaligus menutupi kekurangan Anda. Atau mungkin Anda harus mencari dan mempelajari keterampilan baru.

3. Banyak bersyukur dan memanfaatkan waktu untuk melakukan kegiatan positif

Ketika perasaan kesepian merayap di hati Anda, penting bagi Anda untuk mensyukuri hal-hal positif dalam hidup Anda seperti kesehatan dan karier Anda yang baik.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallah ‘alaihi wa sallam pernah menasehati seseorang,

Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara, waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, hidupmu sebelum datang matimu.

Saat kesepian, Anda bisa memanfaatkan waktu luang Anda sebaik mungkin. Doa dan ibadah adalah cara terbaik agar waktu Anda lebih bermanfaat dan akan membuat Anda lebih dekat dengan Allah SWT sehingga mengurangi kesepian di hati.

Menjadi sukarelawan atau membuka layanan masyarakat juga merupakan cara yang baik untuk menghilangkan kesepian. Sebab kebaikan yang Anda berikan pada masyarakat pasti akan mendapat balasan kebaikan pula. Dan kemungkinan besar Anda akan menemukan orang-orang yang kesepian seperti Anda dan membutuhkan pelayanan dari Anda.

4. Mengembangkan diri dan mencoba hal baru

Daripada berkubang dalam kesepian, Anda bisa mencoba hal-hal baru dalam hidup. Anda bisa mengikuti kelas scuba diving atau bahkan merencanakan perjalanan ibadah umrah.

Ada banyak orang di dunia yang ingin menyendiri untuk fokus mengembangkan diri mereka sendiri atau melakukan perjalanan ibadah seperti umrah. Namun sayangnya tidak memiliki waktu seperti Anda. Anda memiliki peluang itu sekarang! Jadi manfaatkanlah sebaik-baiknya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini