nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selfie Tanpa Hijab untuk Koleksi Pribadi, Bagaimana Hukumnya?

Kamis 05 Maret 2020 15:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 05 330 2178661 selfie-tanpa-hijab-untuk-koleksi-pridadi-bagaimana-hukumnya-dffZiFQ3az.jpg Ilustrasi. Foto: Pinterest

SEBAGIAN beranggapan rambut merupakan aurat bagi perempuan, maka tidak heran jika Muslimah menutupnya dengan hijab ketika berada di depan laki-laki yang bukan mahram?

Sementara dalam kehidupan sehari-hari, Muslimah kerap memfoto dirinya (selfie) ketika sedang tidak mengenakan hijab dengan dalih untuk koleksi pribadi. Jika demikian, bagaimana hukumnya dalam Islam?

Kepala Hubungan Masyarakat dan Protokol Masjid Istiqlal Ustadz Abu Hurairah Abdul Salam menuturkan, selfie saat berhijab untuk koleksi pribadi hukumnya mubah atau diperbolehkan.

"Kalau untuk pribadi dalam arti cuma dia dan muhrimnya yang akan melihat dan menikmati foto itu, yah tentu boleh-boleh saja," ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (5/3/2020).

Lebih lanjut, kata Abu, lain halnya jika mendokumentasikan diri tanpa mengenakan hijab dengan tujuan untuk dinikmati orang lain atau banyak orang yang melihatnya, hukum yang demikian tidak boleh. "Bahkan ada yang mengharamkan perbuatan tersebut," terangnya.

Kemudian jika tak sengaja membuka hijab di muka umum, maka hukumnya tidak berdoa. Sebab dalam hukum Islam sendiri tidak ada hukum yang mengharamkannya, apabila perempuan itu tidak sengaja memperlihatkan auratnya.

Sementara itu hukum wajib atau sunah mengenakannya masih tentatif, sebab beberapa ulama berbeda pendapatnya. Hal ini juga diungkapkan oleh Kepala Latjanah Pantashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia, KH Muchlis M Hanafi. Ia mengatakan, hijab pada prinsipnya adalah pakaian yang menutup aurat.

Kemudian di dalam Islam tidak ada syarat bahwa hijab atau jilbab yang harus dikenakan itu seperti apa. Islam hanya menentukan batasan aurat saja, namun itupun masing-masing memiliki perbedaan pendapat.

"Jadi soal bentuk, Islam tidak menetukan bentuk jilbab teretntu. Islam hanya menetapkan batasan aurat yang harus ditutupi. Dan itu para ulama berbeda. Ada yang mengatakan semuanya, ada yang mengatakan dikecualikan wajah dan telapak tangannya," katanya kepada Okezone beberapa waktu lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini