Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengidap COVID-19 Bertambah Jadi 34, Yuk Baca Doa-Doa Ini Agar Tak Terjangkit

Novie Fauziah , Jurnalis-Kamis, 12 Maret 2020 |10:30 WIB
Pengidap COVID-19 Bertambah Jadi 34, Yuk Baca Doa-Doa Ini Agar Tak Terjangkit
Ilustrasi. Foto: Shutterstock
A
A
A

JURU Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Korona Achmad Yurianto mengatakan jumlah pengidap virus korona COVID-19 bertambah jadi 34 orang. Jumlah itu meningkat dari sebelumnya hanya 27 jiwa.

Sementara sejak awal dilaporkan ada dua WNI yang positif COVID-19, para ulama sudah menyerukan agar umat Islam memanjatkan doa untuk mencegah penularan virus tersebut. Dalam Islam sendiri ada beberapa doa yang bisa di panjatkan agar tak terjangkit, di antaranya sebagai berikut.

Pertama membaca qunut nazila.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ ,اَللَّهُمَّ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلَ الْكِتَابِ الَّذِيْنَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيْلِكَ وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَائَكَ, اَللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمِهِمْ وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِيْ لاَ تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِيْنَ

Allahummaghfir lanaa walilmu’miniina walmu’minaati walmuslimiina walmuslimaati walif baina quluubihim wa aslih dzata bainihim wanashurhum ‘alaa adzuwwika wa’adzuwihim

Allahummal’an kafarata ahlal kitaabi alladzina yashudduna ‘an sabiilika wayukadzibuuna rusulaka wayuqootiluuna auliyaaika. Allahumma kholiif baina kalimihim wazalzil iqdaamahum wainzil bihim ba sakallladzii latarudduhuu ‘anilqaumil mujrimiin

Artinya: "Ya Allah! Ampunilah kami, kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Persatukanlah hati mereka. Perbaikilah hubungan di antara mereka dan menangkanlah mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka. Ya Allah! Laknatlah orang-orang kafir ahli kitab yang senantiasa menghalangi jalan-Mu, mendustakan rasul-rasul-Mu, dan memerangi wali-wali-Mu. Ya Allah! Cerai-beraikanlah persatuan dan kesatuan mereka. Goyahkanlah langkah-langkah mereka, dan turunkanlah atas mereka siksa-Mu yang tidak akan Engkau jauhkan dari kaum yang berbuat jahat."

Ketua Pengurus Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Robikin Emhas mengatakan doa tersebut dibaca Rasulullah SAW ketika menghadapi wabah penyakit.

"Diriwatkan bahwa Nabi Muhammad SAW membaca qunut ketika ditimpa musibah dan semoga musibah virus korona segera berakhir," ujarnya beberapa waktu lalu.

Doa kedua dipaparkan oleh Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadist Indonesia Ustadz Fauzan Amin, bacaannya yakni:

اللهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الغَلا وَالوَبَاء وَالرِّبا وَالزِّنا وَالزَّلازِلَ وَالمِحَنَ، وَسُوءَ الفِتَنِ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَما بَطَنَ، عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلادِ المُسْلِمِينَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أِرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Artinya: "Ya Allah! Angkat dari kami penyimpangan, malapetaka, zina, riba, gempa bumi, bencana, dan segala cobaan yang buruk, baik yang nyata maupun yang tersembunyi, dari negeri kami ini khususnya, dan dari semua negeri kaum Muslimin, dengan Rahmat-Mu, Duhai Yang Maha Penyayang."

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement